adplus-dvertising

Lagi, Keluarga Pasien COVID-19 Mengambil Paksa Jenazah dari Rumah Sakit

Rezki Mas'ud, telisik indonesia
Sabtu, 06 Juni 2020
4027 dilihat
Lagi, Keluarga Pasien COVID-19 Mengambil Paksa Jenazah dari Rumah Sakit
Screen shot Keluarga almarhum M Yunus memaksa membawa pulang jenazah PDP COVID-19. Foto: Ist.

" Mereka (keluarga) langsung menerobos masuk ruang ICU dan mengambil jenazah sebelum sempat dilakukan pemulasaran jenazah. Juga tidak sempat diambil tes swab. "

MAKASSAR, TELISIK.ID - Jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 di Makassar, Sulawesi Selatan, diambil paksa oleh pihak keluarga di rumah sakit Labuang Baji pasca meninggal dan ditetapkan sebagai PDP oleh pihak rumah sakit.

Keluarga M Yunus (50) yang tidak terima jika jenazah keluarganya ini akan dimakamkan di pekuburan khusus untuk pasien COVID-19, memaksa membawa pulang jenazah tanpa ada pengawalan dari petugas rumah sakit dan Tim Gugus COVID-19.

Petugas keamanan rumah sakit yang kalah jumlah, tak kuasa menghentikan pihak keluarga sehingga pihak rumah sakit hanya melihat dan membiarkan keluarga almarhum membawa jenazah tersebut.


Keluarga Almarhum M Yunus masuk ke ruang ICU ramai-ramai mengangkat  pasien yang telah meninggal dunia itu dari ranjang ICU. Pihak keluarga kemudian membopong jenazah yang hanya terbungkus kain sarung dan langsung dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Rajawali Makassar, Jumat (06/06/2020).

Baca juga: Destinasi Kuliner Yogyakarta, Menu Tradisional Paling Diminati

Tidak terlihat petugas rumah sakit yang mencoba menghalangi tindakan tersebut. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial.

Salah satu petugas rumah sakit, Rusdi, yang dikonfirmasi saat kejadian tersebut membenarkan peristiwa itu terjadi di RS Labuang Baji.

"Mereka (keluarga) langsung menerobos masuk ruang ICU dan mengambil jenazah sebelum sempat dilakukan pemulasaran jenazah. Juga tidak sempat diambil tes swab," kata Rusdi petugas rumah sakit yang ada di lokasi.

Dia mengungkapkan bahwa Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Selatan terlambat datang ke lokasi. Begitu tiba di lokasi, petugas keamanan juga kalah jumlah. Rusdi mengaku ikut menghalangi keluarga yang akan membawa paksa jenazah tersebut.

Baca juga: Poltekkes Kendari Mulai Terapkan Protokol New Normal

Keluarga tidak ingin jenazah dibawa ke pemakaman khusus pasien COVID-19 di Macanda, Gowa, Sulawesi Selatan.

Kejadian ini sempat membuat keributan karena pihak rumah sakit mencegah jenazah dibawa oleh keluarga.

Pasca peristiwa ini, pihak rumah sakit meminta Tim Gugus Tugas menambah petugas keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya peristiwa serupa terjadi di Rumah Sakit Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan. Warga mengambil paksa jenazah keluarganya yang berstatus PDP COVID-19.

Pasien tersebut merupakan rujukan dari Rumah Sakit Akademis Makassar.

Reporter: Rezki Mas'ud

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga