LDKS SKO Sultra Digelar 4 Hari, Siswa Ditempa Kepemimpinan hingga Kedisiplinan
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Kamis, 03 September 2026
0 dilihat
Peserta LDKS SKO Sultra mendengarkan paparan narasumber di aula sekolah pada hari kedua kegiatan. LDKS dirancang untuk membekali mental dan jiwa organisasi para atlet muda SKO Sultra. Foto: Ist.
" Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama empat hari dengan membekali 130 siswa kelas X dan XI kemampuan kepemimpinan, organisasi, komunikasi, kedisiplinan, hingga manajemen diri, Kamis (3/9/2026) "

KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama empat hari dengan membekali 130 siswa kelas X dan XI kemampuan kepemimpinan, organisasi, komunikasi, kedisiplinan, hingga manajemen diri, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai 1-4 September 2026 itu dikemas dalam agenda yang cukup padat. Selain menerima materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti latihan cabang olahraga, permainan, debat, latihan mental, kegiatan keorganisasian, hingga refleksi diri.
Kepala SKO Sulawesi Tenggara, Sujarwin mengatakan, LDKS menjadi bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar tidak hanya berkembang dalam bidang olahraga, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, bekerja sama, serta bertanggung jawab dalam kehidupan organisasi.
“LDKS ini diharapkan dapat memberikan bekal kepada siswa dalam kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi, dan tanggung jawab. Kemampuan tersebut penting untuk mendukung perkembangan siswa, baik dalam bidang olahraga maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada hari pertama, Selasa, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan. Peserta kemudian mendapatkan materi mengenai visi dan misi kepemimpinan organisasi, kepemimpinan atau leadership, serta manajemen tim atau team building.
Materi tersebut masing-masing disampaikan Sujarwin, S.Ag., bersama Wa Ode Hariyani, S.Pd., dan Nunartin, S.Pd., M.Pd.; Hasan Aidi Anda, S.Pd., M.Pd., bersama Dedi Kurniawan, S.Pd.; serta Bertha Titik Ujiani, S.E., bersama Lubertus Abdi W., S.Pd., M.Pd.
Baca Juga: Maulid Nabi di SKO Sultra Tekankan Pembentukan Akhlak Siswa untuk Raih Masa Depan Gemilang
Setelah sesi materi, peserta mengikuti games, latihan cabang olahraga, debat, hingga latihan mental. Rangkaian kegiatan hari pertama juga diisi waktu istirahat, ibadah, dan olahraga sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan peserta.
Memasuki hari kedua, peserta diarahkan untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan wawasan kebangsaan. Materi yang diberikan meliputi komunikasi efektif serta wawasan kebangsaan dan Pancasila.
Materi komunikasi efektif disampaikan Gusti Made Ayu Sukariani, S.Pd., bersama Arsia Dharmawati T., S.Pd., M.Pd. Sementara materi wawasan kebangsaan dan Pancasila disampaikan Wa Ode Hariyani, S.Pd., bersama Handayani, S.Psi.
Selain materi, peserta kembali menjalani latihan cabang olahraga pada siang hingga sore hari. Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berorganisasi dan Jurit Malam, sebelum peserta kembali menjalani rangkaian ibadah dan aktivitas pagi.
Pada hari ketiga, fokus kegiatan bergeser pada penguatan kemampuan mengelola diri dan organisasi. Peserta mendapatkan materi manajemen waktu dan diri, keorganisasian dan administrasi, serta pendidikan karakter dan kedisiplinan.
Materi manajemen waktu dan diri disampaikan Sangka Alam, S.Pd., M.Pd., bersama Syamnuriadin, S.Sos. Materi keorganisasian dan administrasi diberikan Septian Candra P., S.Pd., M.Pd., bersama Sitti Haerian Aksan, S.Pd., M.Geo.
Sementara itu, materi pendidikan karakter dan kedisiplinan disampaikan Sukmayasari Madjid, S.Pd., M.Pd.I., bersama Muh. Nasir, S.Pd. Peserta juga mengikuti latihan cabang olahraga, latihan yel-yel, serta renungan malam.
Baca Juga: SKO Sultra Perkuat Edukasi Siswa Lewat Program Polwan Goes to School
Seluruh rangkaian tersebut kemudian ditutup pada Jumat. Setelah sarapan pagi, peserta mengikuti upacara penutupan yang dilanjutkan dengan pertunjukan yel-yel sebagai bagian dari evaluasi dan penutup kegiatan LDKS.
Melalui rangkaian kegiatan selama empat hari tersebut, LDKS tidak hanya menempatkan siswa sebagai peserta kegiatan kepemimpinan, tetapi juga memberi pengalaman langsung dalam membangun kerja sama, menjaga kedisiplinan, mengelola waktu, berkomunikasi, dan menjalankan aktivitas secara berkelompok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan siswa SKO Sulawesi Tenggara agar pengembangan prestasi olahraga berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan kemampuan kepemimpinan. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin