Luhut Klaim Danantara Tak Ada Orang Titipan, Keponakannya Pandu Sjahrir Wadir PT TBS Didapuk jadi CIO
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 25 Februari 2025
0 dilihat
Pandu Sjahrir (kanan), keponakan Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) ditunjuk sebagai CIO Danantara. Foto: Repro Antara
" Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Presiden Direktur PT Toba Bara Sejahtera (TBS) Energi Utama Pandu Patria Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Presiden Direktur PT Toba Bara Sejahtera (TBS) Energi Utama Pandu Patria Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Keputusan ini menjadi sorotan publik karena Pandu merupakan keponakan Luhut Binsar Pandjaitan. Selain Pandu, Prabowo juga menunjuk Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani sebagai CEO Danantara.
Kemudian, Wakil Menteri BUMN periode 2025-2029 Dony Oskaria dipercaya sebagai COO atau pelaksana di bidang operasional.
Danantara dibentuk setelah DPR RI mengesahkan revisi UU BUMN pada 4 Februari. Badan ini berfungsi sebagai sovereign wealth fund (SWF) baru untuk mengelola investasi pemerintah secara optimal dan profesional.
Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa posisi di Danantara tidak akan diisi oleh orang titipan. Menurutnya, badan ini harus dijalankan secara profesional tanpa intervensi politik maupun kepentingan keluarga.
Dalam sebuah acara ekonomi di SCBD, Jakarta, Luhut menekankan bahwa pengelolaan investasi Danantara akan dilakukan secara transparan. Dia menegaskan bahwa pemilihan jajaran direksi sudah melalui proses seleksi yang ketat.
Baca Juga: Tak Cuma Tujuh Perusahaan, Semua Aset BUMN Dicaplok Danantara di Maret 2025
“Ini tidak akan dikelola oleh, mungkin seseorang titip-titip bahasanya, yang direkomendasikan oleh ini dan itu,” kata Luhut dalam acara Economic Outlook 2025 di SCBD, Jakarta, seperti dikutip dari Tempo, Selasa (25/2/2025).
“Itu tidak akan terjadi, karena dijalankan oleh profesional,” lanjut dia.
Pandu sendiri memiliki latar belakang yang cukup panjang di dunia investasi dan ekonomi. Dia merupakan anak dari pasangan Sjahrir dan Nurmala Kartini Sjahrir, yang merupakan adik kandung Luhut.
Terkait pengangkatan Pandu sebagai CIO, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut bahwa pemilihan ini berdasarkan pertimbangan profesionalisme. Menurutnya, Pandu memiliki pengalaman yang cukup di bidang investasi.
“Berdasarkan pertimbangan profesionalisme,” ucap Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/2/2025).
Hasan menjelaskan bahwa Pandu akan bekerja di bawah kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani sebagai CEO Danantara. Selain itu, Dony Oskaria juga akan berperan dalam operasional holding tersebut.
“Bapak Dony Oskaria sebagai holding operasional,” ujar Hasan.
Pandu lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat pada 17 Mei 1979. Dia menempuh pendidikan di Phillips Academy Andover, lalu meraih gelar sarjana dari Universitas Chicago pada tahun 2000.
Dia juga melanjutkan pendidikan di Stanford Graduate School of Business dan meraih gelar MBA pada tahun 2007. Kariernya di bidang investasi sudah berjalan lebih dari satu dekade.
Baca Juga: Resmi Diluncurkan Tanpa Kepala Badan, BPI Danantara Diawasi Organisasi Keagamaan
Saat ini, Pandu menjabat sebagai Ketua Pengembangan Keuangan Digital di Kadin Indonesia. Selain itu, dia sudah menjadi Wakil Presiden Direktur TOBA sejak tahun 2010.
Pandu juga menjabat sebagai Chairperson Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) sejak 2021. Selain itu, dia merupakan Managing Partner Indies Capital dan Founding Partner AC Ventures.
Sebelumnya, Pandu pernah menjadi dewan komisaris di Gojek Indonesia dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dia juga pernah menjabat Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI-ICMA) periode 2018-2021.
Di masa kampanye Pilpres 2024, Pandu sempat dipercaya sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Perannya cukup penting dalam menggalang dukungan politik dan pendanaan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS