adplus-dvertising

Manusia Terbagi Menjadi Dua Golongan di Hari Kiamat Kelak, Ini Penjelasannya

Haerani Hambali, telisik indonesia
Selasa, 01 Februari 2022
6211 dilihat
Manusia Terbagi Menjadi Dua Golongan di Hari Kiamat Kelak, Ini Penjelasannya
Pada hari kiamat, manusia akan dihisab sesuai amal perbuatannya selama hidup di dunia. Foto: Repro firanda.com

" Allah Ta’ala dalam QS Al Ghasyiyah menjelaskan, di hari kiamat, manusia akan terbagi menjadi dua golongan "

KENDARI, TELISIK.ID - Kiamat adalah sebuah kepastian. Hari itu manusia akan dihisab sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.

Sebagai umat Islam, kita wajib meyakini adanya hari kiamat. Kiamat pasti akan tiba. Namun hanya Allah SWT yang tahu kapan peristiwa mengerikan itu terjadi. Allah hanya memberi tahu tanda-tanda kiamat sudah dekat. Hal itu banyak termuat dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Melansir Nu.or.id, di hari kiamat, manusia akan terbagi menjadi dua golongan. Allah Ta’ala dalam QS Al Ghasyiyah menjelaskan dua golongan manusia itu adalah:


1. Golongan manusia yang mukanya tertunduk penuh kehinaan dan bermuram durja

Mereka tampak payah dan lelah, berjalan memasuki bara api yang sangat panas dan dihidangi minuman yang bersumber dari mata air yang sangat panas pula. Ketika mereka meminum air itu, seketika kulit dan daging mereka akan melepuh dan meleleh. Seketika itu pula, kulit melepuh akan diganti dengan kulit baru yang akan melepuh dan meleleh lagi saat mereka kembali meminum air dari neraka itu.

Begitulah seterusnya mereka akan disiksa sebagai balasan atas apa yang telah dilakukan di dunia sampai dengan saat mereka mendapatkan syafaat agung Nabi Muhammad SAW.  

Selain minuman, golongan yang disebutkan sebagai wujuhun ghasi'ah (wajah hina) ini akan dihidangkan makanan yang sangat menjijikkan dan tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri. Makanan ini pun tak ada manfaatnya karena tidak seperti makanan di dunia yang enak, sebaliknya makanan ini tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan rasa lapar.  

Baca Juga: Berbaik Sangka Kepada Allah, Jaminan Hidup Bahagia Dunia Akhirat

Dikutip dari Suara.com - jaringan Telisik.id, gambaran mengenai manusia golongan ini juga dijelaskan dalam surat Al Qiyamah pada ayat 24-25. Dijelaskan, orang yang hanya mencintai dunia tanpa memikirkan akhirat akan terlihat muram. Mereka akan mendapatkan balasan yang dahsyat.

2. Golongan yang dalam Al-Qur’an disebut sebagai wujuhun na'imah (wajah berseri)

Wajah manusia dalam golongan ini nampak cerah, penuh suka cita sesuai dengan amal ibadah mereka selama di dunia. Mereka adalah golongan orang yang taat perintah Allah dan meninggalkan segala larangan serta akan berdampingan dengan Rasulullah SAW di surganya Allah SWT.

Kelompok ini akan berada di dalam surga mulia yang di dalamnya tidak ada perkataan apapun selain yang bermanfaat. Di dalamnya mengalir mata air dan sungai-sungai yang terus mengalir tanpa henti serta dilengkapi dengan tempat-tempat duduk dan bantal-bantal yang mewah nan empuk untuk bersandar.

Baca Juga: 15 Jenis Jin dan Tugasnya, Ada yang Bertugas Menceraikan Suami Istri

Mereka akan menikmati minuman beraneka rasa dengan gelas-gelas cantik penuh dengan hiasan. Kemewahan dan kenyamanan lebih lengkap lagi dengan permadani lembut berwarna-warni yang terhampar sebagai alasnya. Ketika terinjak, permadani ini akan mengeluarkan semerbak bau harum wewangian surga.

Gambaran kecil kenikmatan untuk penghuni surga ini jelas telah ditegaskan oleh Allah dalam QS Al Ghasyiyah ayat 8-16. Semua ini merupakan bukti kekuasaan Allah yang sangat mudah bagi-Nya untuk membuatnya.

Orang yang tetap menghindar dan durhaka setelah kekuasaan Allah setelah dijelaskan oleh Nabi Muhammad melalui peringatan sekaligus meremehkannya, maka Allah akan mengazabnya. Allah yang Maha Perkasa, Maha Adil, dan Maha Kuasa akan memberikan azab yang tidak ada azab lebih besar dan lebih keras dibandingkan azab-Nya.  

Orang yang mendustakaan Allah akan dikembalikan kepada-Nya dengan hisab sesuai amalan yang mereka lakukan pada saat berada di dunia. (C)

Reporter: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga