adplus-dvertising

Masyarakat Butuh Masker, Bukan Spanduk

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 04 September 2020
8855 dilihat
Masyarakat Butuh Masker, Bukan Spanduk
Spanduk atau banner yang berisi ajakan untuk memakai masker banyak ditemui. Tapi kebanyakan warga tidak mematuhi. Foto: Repro Google.com

" Bukan hanya sekadar membuat spanduk 'Ayo Pakai Masker', bagikan juga maskernya. "

KENDARI, TELISIK.ID - Masyarakat Kota Kendari menilai ajakan "Ayo Pakai Masker" hanya sebatas spanduk.

Masyarakat menganggap imbauan untuk selalu memakai masker hanya terpasang di spanduk, tanpa diiringi dengan aksi nyata. Mereka menilai, ajakan memakai masker akan lebih efektif apabila diiringi dengan pembagian masker gratis.

"Kalau spanduk ajakan Ayo Pakai Masker memang banyak, mulai dari Bandara Halu Oleo, sampai pusat kota. Tapi masker yang dibagikan ndak ada. Pemerintah kadang suka lucu, dari pada dibuat spanduk, mending uangnya dibelikan masker dan dibagikan pada masyarakat itu kan lebih nyata terlihat," ungkap Alvin, masyarakat Kota Kendari yang juga mahasiswa IAIN Kendari, Jumat (4/9/2020).


Selaras dengan itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga menyampaikan, Pemerintah Daerah (Pemda) harus menggiatkan pembagian masker gratis di wilayah kerjanya masing-masing. Sosialisasi mengajak masyarakat memakai masker untuk mencegah penyebaran COVID-19 harus disertai aksi.

Baca juga: Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat, Pemkot Mulai Sosialisasi

"Bukan hanya sekadar membuat spanduk 'Ayo Pakai Masker', bagikan juga maskernya," tegas Tito melalui akun YouTube Kemendagri RI.

Lanjut Tito, Pemda bisa menggunakan APBD realokasi penanganan COVID-19 untuk pengadaan masker. Bisa juga melibatkan pihak ketiga dalam rangka kerja sama pencegahan COVID-19.

Menurut Tito, realokasi APBD belum maksimal, terutama dalam menanggulangi COVID-19. Pemda disebut terlalu bergantung pada dana Rp 695 triliun dari pemerintah pusat.

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga