KENDARI, TELISIK.ID - Jumlah narapidana kasus narkoba menjadi yang terbanyak menghuni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan tahanan yang berada di lingkup Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tenggara, dengan total sebanyak 1.290 orang.
Kepala divisi pemasyarakatan Kanwil Kemkumham Sulawesi Tenggara, Muslim mengatakan, ini disebabkan akibat maraknya pengedaran narkoba di bumi anoa, di mana hampir setiap saat selalu ditemukan kasus pengedaran narkoba.
"Dari total 3.172 napi, seperempatnya itu berasal dari kasus narkoba, dan lainnya itu kasus pencurian, perampokan, penganiayaan, dan berbagai kasus lainnya. Dan ini menjadi sebuah hal yang sangat menghawatirkan, terlebih dampak dari narkoba yang begitu luar biasa, yang dapat merusak fisik dan psikis seseorang," ungkapnya Selasa (5/7/2022).
Jumlah yang membeludak tersebut, pihak Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara, kini tengah mengusulkan ke pihak Kemenkumham, agar dibangunkan lapas khusus napi narkoba.
Baca Juga: Tuntas, 67 Sekolah Kota Kendari Bakal Terima Dana BOS Tahap Dua Akhir Juli
