adplus-dvertising

Nasib Tak Ada Listrik, Dua Remaja di Elar Rakit Velg Roda Jadi Kincir Penggerak Arus

Berto Davids, telisik indonesia
Senin, 12 April 2021
1387 dilihat
Nasib Tak Ada Listrik, Dua Remaja di Elar Rakit Velg Roda Jadi Kincir Penggerak Arus
Yordan dan Alen merakit velg roda jadi kincir penggerak arus listrik. Foto: Berto Davids/Telisik

" Lumayan bisa juga sambung untuk tiga rumah, tetapi tegangan arusnya masih terbatas sehingga yang lain tidak kebagian. "

MANGGARAI TIMUR, TELISIK.ID - Kecamatan Elar merupakan salah satu Daerah terunik di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagaimana tidak, daerah tersebut nyaris tak pernah tersentuh oleh perhatian pemerintah kabupaten, mulai dari akses infrastruktur, penerangan hingga kesejahteraan masyarakat.

Akses penerangan menjadi satu kendala bagi warga Elar dalam kehidupan sehari-hari, karena kebanyakan mereka berpikir bahwa efek positif yang timbul dari terang listrik dapat melancarkan aktivitas.


Dengan adanya listrik warga bisa beraktivitas dalam kenyamanan, semua orang tidak tinggal dalam kegelapan. Siswa-siswi yang belajar online pun bisa terbantu dengan adanya listrik. Tetapi yang dialami warga Elar sekarang ini tidak sesuai harapan.

Nasib itu membuat warga Elar berpikir kreatif. Melalui perjuangan dua remaja, mereka pun dapat menikmati penerangan hasil kreativitas dua remaja itu walaupun sedikit.

Yordan dan Alen, dua remaja yang berasal dari Wae Solong, Dusun Compang, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar. Lewat kreativitasnya, kedua remaja tersebut merakit velg roda sepeda motor yang menjadi kincir penggerak arus listrik.

Kini, hasil kreativitasnya membuahkan hasil. Sebagian warga dapat menikmati penerangan walaupun sedikit.

Baca juga: Sambil Jualan Nasi Kuning, Pria Ini Tak Lupa Membaca Al Quran

Keduanya remaja tersebut mengaku selama proses pengerjaan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Mereka hanya menggunakan alat seadanya untuk merakit velg roda itu menjadi kincir penggerak.

Mereka juga mengaku bahwa kreativitas itu muncul dari kepedulian terhadap anak-anak sekolah yang belajar online menggunakan HP android.

"Adik-adik kami yang sedang belajar online pasti akan membutuhkan arus listrik untuk mengisi daya baterai HP. Kasihan kalau sedang belajar tiba-tiba HP mereka lowbat, terus mau isi daya dimana. Oleh karena itu, kami berdua berupaya mencari akal bagaimana untuk menghasilkan arus listrik supaya bisa dipakai oleh adik-adik. Alhasil, bisa bertemu ide merakit velg roda ini" tutur Yordan saat ditemui Telisik.id, Minggu (11/04/2021).

Selain itu, hasil kreativitas keduanya juga membuahkan hasil tambahan. Tak hanya untuk digunakan oleh anak sekolah, arus listrik hasil rakitan itu juga dapat menerangi tiga rumah warga dengan arus yang masih terbatas.

"Lumayan bisa juga sambung untuk tiga rumah, tetapi tegangan arusnya masih terbatas sehingga yang lain tidak kebagian," kata Alen yang juga memberi keterangan saat ditanya.

Seorang warga, Ejhi Serlenso saat diwawancarai Telisik.id juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, agar bisa memperhatikan kondisi yang dialami warga Elar sekarang ini.

"Bertahun-tahun Elar gelap. Hal ini hanya tinggal janji, ketika tiba giliran kampanye mereka datang membawa janji palsu dan menjadikan listrik sebagai password kampanye untuk menggaet suara masyarakat. Beruntung kami ada dua adik ini," tuturnya kesal. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga