KENDARI, TELISIK.ID - Jajanan khas Sunda berbahan dasar tepung kanji, Cireng, cukup diminati oleh masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan tidak kalah saing dengan jajanan kekinian maupun sajian lokal.

Kepada Telisik.id, pemilik usaha rujak cireng yang akrab di panggil Mas Cungkring mengatakan, dalam sekali berjualan dimulai pukul 16.00 Wita hingga 22.00 Wita, Ia bisa menjual hingga 70 porsi per hari.

Dari hanya berjualan cireng selama 6 jam lebih tersebut, dirinya bisa mendapat omzet hingga Rp 600 ribu lebih.

"Awalnya saya coba-coba cari ide dan kreasi jualan yang belum banyak dijual sama orang di sini. Berdasarkan saran dari teman saya, katanya coba yang lagi viral sekarang di aplikasi YouTube dan TikTok, namanya cireng bumbu rujak. Akhirnya saya coba, Alhamdulillah bertahan sampai sekarang," katanya, Selasa (2/1/2024).

Dalam satu kali produksi, Ia membutuhkan dua kilogram tepung dan menghasilkan 15 kemasan cireng, dimana satu kemasan berisi 10 potong.