Gus Baha Ungkap Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Jumat, 29 Maret 2024
0 dilihat
Gus Baha Ungkap Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar
KH. Ahmad Bahauddin atau Gus Baha saat menyampaikan ceramahnya. Foto: Repro Instagram

" Banyak Muslim berlomba-lomba meraih Lailatul Qadar, karena malam ini mengandung banyak kemuliaan. Pada malam itu pintu ampunan dibuka dan pahala dilipatgandakan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Salah satu momen istimewa dalam bulan Ramadan adalah malam Lailatul Qadar. Untuk bisa meraih malam mulia ini, umat Islam harus melakukan berbagai kebaikan pada malam tersebut.

Kiyai Haji Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha membagikan cara meraih malam Lailatul Qadar, seperti yang dikutip dari Okezone.com.

Gus Baha mengungkapkan, banyak Muslim berlomba-lomba meraih Lailatul Qadar. Musababnya, malam ini mengandung banyak kemuliaan. Pada malam itu pintu ampunan dibuka dan pahala dilipatgandakan.

Ia juga mengatakan, guna meraih malam Lailatul Qadar cukup melakukan amalan-amalan salih seperti salat, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Keyakinan saya, yang penting dicari, yakin dapat saja. Bagaimanapun menurut Nabi, kita disuruh mencari Lailatul Qadar di 10 akhir Ramadan. Tapi ada juga ulama yang menduga 10+10, berarti mulai tanggal 11. Tapi yang penting yakin," ujar Gus Baha dalam tayangan YouTube berjudul "Begini Cara Gus Baha Mencari Malam Lailatul Qadar".

Baca Juga: Ini Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Sains

Olehnya itu, menurut Gus Baha, pada malam tersebut hal yang penting dicari dulu adalah Lailatul Qadar dan yakin bisa mendapatkannya.

"Karena saya punya kitab, dan kitab itu kredibel. Kitab orang dulu, kitab hadis," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah bercerita, Nabi Nuh Alaihissallam umurnya 1.000 tahun kurang 50 tahun, berarti 950 tahun. Sementara Nabi Ibrahim Alaihissallam umurnya juga ratusan tahun.

Lalu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam merasa resah. "Lho kalau umatku umurnya pendek terus gimana?"

Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab keresahan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dengan memberi bonus Lailatul Qadar yang nilainya sama dengan ibadah 1.000 bulan.

Rata-rata umat Nabi Muhammad umurnya 63 tahun 4 bulan. Artinya kalau melihat riwayat itu, berarti otomatis umat Nabi Muhammad kalau pas Ramadan sikapnya benar dapat Lailatul Qadar.

Baca Juga: 4 Tanda Orang Mendapatkan Lailatul Qadar

"Artinya salat menghadap kiblat seperti pada umumnya, terus tidak melakukan maksiat, menurut saya mendapat Lailatul Qadar. Memang keresahannya Nabi Muhammad yang dijawab oleh Allah. Meski umurnya pendek, umat Nabi Muhammad diberi hadiah ibadah Lailatul Qadar," paparnya. 

Untuk diketahui, malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa di bulan Ramadan. Mengutip detik.com dari situs Kemenag, umat Islam yang beribadah di malam Lailatul Qadar maka nilainya lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar hanya terjadi pada bulan Ramadan, tepatnya malam ganjil pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah dan amalannya untuk dapat meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar dengan beriktikaf di masjid. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Artikel Terkait
Baca Juga