Pemkot Kendari Inginkan Gerakan Pangan Murah hingga ke Kelurahan

Siti Nabila, telisik indonesia
Senin, 18 November 2024
0 dilihat
Pemkot Kendari Inginkan Gerakan Pangan Murah hingga ke Kelurahan
Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusuf, didampingi Kadis Ketapang, Abdul Rauf, saat menghadiri Bazar Pangan Murah di Balai Kota Kendari, Senin (18/11/2024). Foto : Siti Nabila/Telisik

" Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali menggalakkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat "

KENDARI, TELISIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali menggalakkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari di Balai Kota Kendari pada Senin (18/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis Pemkot Kendari untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan yang sering terjadi menjelang hari raya, sekaligus untuk mendukung pengendalian inflasi di daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah upaya kita untuk memberikan solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka menjelang Natal dan Tahun Baru, yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga pangan seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir,” jelas Yusup.

Baca Juga: Kendari Uji Coba Program Makan Siang Bergizi Gratis untuk Siswa dari Biaya CSR

Gerakan Pangan Murah merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Astacita untuk menjaga kestabilan pasokan pangan di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat dapat terhindar dari lonjakan harga yang tidak terkendali.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah juga bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan yang biasa terjadi menjelang hari raya besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru.

“Jelang Natal dan Tahun Baru, kita sering melihat kenaikan harga kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging. Untuk itu, kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” terang Rauf.

Gerakan Pangan Murah ini, kata Rauf, diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara menjelang hari raya, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kestabilan harga pangan di Kota Kendari, serta mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Rauf pun berharap gerakan ini bisa dilaksanakan secara lebih masif hingga ke tingkat kelurahan, sehingga lebih banyak warga yang bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Saya berharap agar Gerakan Pangan Murah ini bisa menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah mengakses bahan pangan yang harganya lebih stabil dan terjangkau, terutama dalam menghadapi momen hari raya,” katanya.

Gerakan Pangan Murah ini terlaksana berkat kerjasama antara berbagai pihak, termasuk Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, Perum Bulog, ID Food, serta Pasar Tani Dinas Pertanian Kota Kendari.

Dalam kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari menawarkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang sangat terjangkau, di antaranya:

Baca Juga: Pemprov Sultra Atasi Kekeringan dengan Pengadaan Sumur Bor di Tujuh Daerah

• Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) 5 kilogram Rp 58.000

• Minyak goreng 1 liter Rp 14.500

• Gula pasir 1 kilogram Rp 17.000

• Telur 1 rak Rp 48.000

• Bawang merah 1 kilogram Rp 35.000

• Bawang putih 1 kilogram Rp 40.000

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Kartini (35), seorang pengunjung Bazar Pangan yang diadakan dalam rangka Gerakan Pangan Murah, yang mengapresiasi adanya program ini.

“Dengan harga yang lebih terjangkau, setidaknya bisa sedikit mengurangi beban pikiran saya, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru yang biasanya pengeluaran rumah tangga meningkat,” tuturnya.

“Kegiatan ini sangat membantu bagi kami yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” tambah Kartini. (A)

Penulis: Siti Nabila

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga