Oleh: drg. Endartini Kusumastuti Pengamat Sosial

BARU-BARU ini telah digelar Seminar Nasional Gender dengan tema "Digital Parenting", menghadirkan pembicara Maulidya Ulfah, dosen Pendidikan Islam Anak Usia Dini di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sekaligus Wakil Ketua Asosiasi PPIAUD dan PPJ Indonesia. (telisik.id, 2/10/2023).

Maulidya Ulfah menjelaskan masalah yang seringkali didapatkan dalam pola pengasuhan orang tua di era digital, seperti tidak maksimal mendampingi anak, serta komunikasi yang menyimpang. Kepala Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Kendari, La Ode Anhusadar mengatakan, dasar kegiatan ini adalah selama ini kita hanya mengenal pola asuh parental control yaitu bagaimana orang tua mengontrol, membimbing, dan mendampingi anak-anaknya untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangannya menuju pada proses pendewasaan.

Kondisi perkembangan generasi saat ini butuh upaya ekstra dan kerjasama dengan berbagai pihak. Tak ayal, makin banyak kasus kekerasan pada anak, pelecehan anak, hingga perilaku bullying yang dilakukan anak terhadap temannya. Semuanya terpicu dengan perkembangan teknologi yang tidak terkontrol saat ini.

Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), per 2022, dari 270 juta jiwa penduduk Indonesia, lebih dari 210 juta di antaranya merupakan pengguna internet. Dengan kata lain, tingkat penetrasi internet di Indonesia adalah sebesar 77,02%. APJII memerinci bahwa 99,16% pengguna internet berasal dari kelompok usia 13-18 tahun; 98,64% usia 19-34 tahun, dan 87,30% usia 35-54 tahun. (apjii.or.id, Juni 2022).