Perjalanan Hijrah Ulama Jepang Syekh Ahmad Maeno, Mualaf di Usia 18 Tahun
Merdiyanto , telisik indonesia
Selasa, 14 Juli 2026
0 dilihat
Ulama Jepang Syekh Ahmad Maeno memilih Islam di usia 18 tahun. Foto: Repro muslimahdaily
" Syekh Ahmad Maeno, atau dikenal juga sebagai Ahmad Naoki Maeno, merupakan salah satu tokoh muslim Jepang yang kisahnya menginspirasi banyak orang "

TOKYO, TELISIK.ID - Syekh Ahmad Maeno, atau dikenal juga sebagai Ahmad Naoki Maeno, merupakan salah satu tokoh muslim Jepang yang kisahnya menginspirasi banyak orang.
Lahir pada tahun 1975 di Jepang, pria ini memeluk Islam di usia 18 tahun dan kini menjadi imam serta ulama yang aktif menyebarkan dakwah di negeri Sakura.
Awal Kehidupan dan Pencarian Makna
Maeno dibesarkan dalam lingkungan yang mayoritas non-muslim. Keluarganya tidak terlalu religius, dan ia sempat dekat dengan ajaran Buddha.
Sejak remaja, ia sering mempertanyakan asal-usul kehidupan, tujuan hidup, dan arah masa depannya. Saat itu, Islam baginya terasa asing dan bahkan aneh karena pengaruh media dan lingkungan.
Titik balik terjadi ketika ia mengikuti program pertukaran pelajar ke Melbourne, Australia. Di sana, ia bertemu dengan sebuah keluarga muslim yang memperlakukannya dengan sangat ramah dan hangat, dilansir dari Okezone, Selasa (14/7/2026).
Kesan mendalam itu tak hilang meski ia kembali ke Jepang. Ia pun memutuskan kembali ke Australia untuk bertemu keluarga tersebut.
Baca Juga: Perjalanan Mualaf Ramdhi Sisteng, Dari Penjual Buku Keliling hingga Content Creator Viral
Ayah dari keluarga muslim itu memberikan Al-Qur'an terjemahan bahasa Inggris kepadanya dengan pesan sederhana: “Bacalah sendiri dan pikirkan sendiri.”
Kata-kata itu membuat Maeno merasa dihargai dalam pencariannya akan kebenaran. Ia mulai membaca Al-Qur'an tanpa terpengaruh stigma negatif dari media.
Anak tertua keluarga tersebut juga menjelaskan berbagai fakta ilmiah yang disebutkan dalam Al-Qur'an lebih dari 1.400 tahun lalu, yang semakin menguatkan keyakinannya.
Memeluk Islam dan Perjalanan Ilmu
Pada tahun 1994, di usia 18 tahun, Naoki Maeno resmi mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi mualaf. Ia kemudian menempuh pendidikan di Osaka University of Foreign Studies, mempelajari bahasa Arab dan studi kawasan.
Baca Juga: Giancarlo Esposito Bintang 'Breaking Bad' Resmi Mualaf di Arab Saudi
Rasa haus ilmu mendorongnya melanjutkan studi ke Damaskus, Suriah, di mana ia belajar di Fath Islamic Institute, jurusan Syariah. Ia mendalami aqidah, fiqih, dan perbandingan agama.
Perjalanannya tidak mudah. Ia menghadapi penolakan dari keluarga dan tantangan sebagai minoritas muslim di Jepang. Namun, semangatnya tak pudar.
Kini, Syekh Ahmad Maeno dikenal sebagai salah satu imam di Masjid Gotanda Japan Islamic Cultural Exchange Center di Tokyo, dilansir dari suara.com, jaringan telisik.id, Selasa (14/7/2026).
Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Japan-Saudi Arabia Society dan Japan-Kuwait Society.
Syekh Ahmad Maeno aktif berdakwah dengan pendekatan yang lembut dan sesuai budaya Jepang.
Ia menerjemahkan ajaran Islam agar mudah dipahami masyarakat lokal, termasuk melalui ceramah, kelas, dan kegiatan komunitas. Ia juga dikenal menyanyikan shalawat dalam bahasa Jepang, yang menciptakan momen hangat bersama jamaah. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS