MUNA BARAT, TELISIK.ID - Rancangan naskah sejarah terbentuknya Muna Barat sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) telah disusun.

Namun, naskah yang diberi judul 'Jejak Perjalanan Perjuangan Pemekaran Kabupaten Muna Barat' dengan tebal 56 halaman itu diadopsi dari kesaksian La Ode Andi Muna, selaku salah satu pelaku pejuang pemekaran Muna Barat. Rancangan naskah itu menuai polemik dan dianggap tidak sempurna.

Pj Bupati Muna Barat, Bahri mengaku, telah banyak mendapat komplain dari tokoh-tokoh masyarakat terhadap rancangan naskah sejarah itu. Karena, dinilai tidak sempurna. Makanya, Ia akan membentuk tim untuk duduk bersama merumuskan sejarah terbentuknya Bumi Laworo.

"Kita akan duduk bersama dengan tokoh-tokoh yang memiliki andil dan mengetahui proses pemekaran," kata Bahri, Selasa (5/7/2022).

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) itu menerangkan, naskah sejarah mekarnya Muna Barat harus sesuai fakta. Ibarat bunga, tidak bisa hanya ditulis bunga dan buah. Melainkan, harus jelas mulai dari akar, batang, dahan, ranting hingga buah.