KENDARI, TELISIK.ID - Polda Sulawesi Tenggara menggagalkan upaya penyelundupan narkotika asal Aceh. Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Wadir Narkoba AKBP Debby Asri Nugroho, di aula Dit Resnarkoba, Rabu (20/9/2023).

Dikatakan, Subdit II Dit Resnarkoba telah berhasil menangkap tiga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda. Dua di antaranya berasal dari Sorong, Papua, yang membawa sabu dari Aceh. Sementara satu orang lainnya adalah warga Sulawesi Tenggara yang bertindak sebagai penampung sabu.

Dua pelaku yang berhasil ditangkap, berinisial SY (22) dan FA (22), diketahui membawa sabu dari Kabupaten Lhokseumawe, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, dengan cara menyelundupkannya melalui Bandara Halu Oleo. Setelah tiba di Kota Kendari, sabu tersebut diserahkan kepada AN (34), yang kemudian memecahkannya menjadi beberapa paket.

AKBP Debby menjelaskan bahwa ketiga pelaku berhasil diamankan bersama dengan barang bukti berupa sabu seberat 475 gram yang terbagi dalam 13 paket. Penemuan barang bukti ini terjadi di Desa Mendikonu, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.

Para tersangka akan dihadapkan pada pasal-pasal yang berlaku dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang mereka hadapi termasuk pidana mati, penjara seumur hidup, pidana 6 tahun penjara, hingga paling lama 20 tahun penjara, tergantung peran dan pelanggaran yang mereka lakukan.