adplus-dvertising

Produk Anti Virus Berbahan Eucalyptus Dikembangkan untuk Tangkal COVID-19

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Minggu, 10 Mei 2020
916 dilihat
Produk Anti Virus Berbahan Eucalyptus Dikembangkan untuk Tangkal COVID-19
Produk anti virus berbahan eucalyptus yang dikembangkan untuk tangkal COVID-19. Foto: Repro pikiranrakyat.com

" Kami bersama Balitbangtan akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar COVID-19. "

KENDARI, TELISIK.ID - Produk anti virus berbahan eucalyptus yang dinilai mampu membunuh virus sebesar 80-100 persen, bakal dikembangkan untuk menangkal COVID-19.

Dilansir pikiranrakyat.com, produk anti virus berbahan eucalyptus yang merupakan hasil uji laboratorium para peneliti pertanian ini, merupakan hasil rangkaian inovasi dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, terobosan ini memiliki hasil pengujian eucalyptus terhadap virus influenza, virus beta dan gamma corona yang menunjukkan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.


Sebagaimana yang dilakukan Badan Litbang Pertanian Kementan (Balitbangtan) dalam membuat beberapa prototipe eucalyptus dengan nano teknologi dalam bentuk inhaler, roll on, salep, balsem, dan defuser.

Baca juga: Film Action Shah Rukh Khan, Koyla Mulai Tayang, ini Jadwalnya

"Kami bersama Balitbangtan akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar COVID-19," kata Syahrul Yasin Limpo dalam peluncuran di ruang utama Agriculture War Room (AWR), Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Sebagai informasi, saat ini ada sekitar 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam. Namun, bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai anti mikroba dan anti virus.

Sementara itu, Kepala Balitbang, Fajry Jufri menjelaskan, penelitian ini sebenarnya adalah hasil identifikasi melalui beberapa tanaman herbal dari jamu-jamuan, seperti temulawak, jahe, jambu biji dan minyak atsiri.

Setelah dilakukan uji efektivitas bahan aktif yang terkandung di dalamnya, langkah selanjutnya adalah membawa hasil penelitian ke laboratorium. Baru setelahnya inovasi ini bisa dikatakan sebagai produk kekebalan tubuh dan tahan terhadap paparan virus.

Baca juga: Begini Cara Jaga Kesehatan Pernapasan Agar Terhindar COVID-19

"Kami sudah mencobanya kepada yang terpapar COVID-19 dan hasilnya sangat baik. Namun untuk itu kita masih harus menunggu dari pihak terkait untuk dapat didistribusikan," kata Fajry.

Di samping itu, lanjut dia, manfaat dari eucalyptus ini adalah melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual dan mencegah penyakit mulut.

"Dalam waktu dekat kita akan kembangkan secara luas sesuai arahan dan presiden dan Menteri Pertanian," ungkapnya.

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Rani

Baca Juga