adplus-dvertising

Puan Maharani Minta Kepala Daerah Jujur Soal Data COVID-19

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 09 Juli 2021
1690 dilihat
Puan Maharani Minta Kepala Daerah Jujur Soal Data COVID-19
Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto: Repro Twitter

" Pemetaan penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mengenai dosis vaksin, tenaga kesehatan, lokasi vaksinasi, mekanisme, dan lain-lain "

JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para pemimpin pemerintahan daerah jujur soal kondisi kasus penularan COVID-19 di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pemerintah daerah harus menyajikan data COVID-19 secara terbuka, berkala, dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Harus jujur dengan kondisi di daerahnya, supaya kita tahu masalahnya, dan bisa melakukan mitigasi, antisipasi. Jangan kondisi COVID-19 sudah bahaya, baru koordinasi dengan pusat," kata Puan dalam keterangannya, dilansir Cnnindonesia.com, Jumat (9/7/2021).


Selain itu, Puan meminta pemerintah daerah memetakan target dan kemampuan vaksinasi per bulan.

Menurutnya, pemetaan penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mengenai dosis vaksin, tenaga kesehatan, lokasi vaksinasi, mekanisme, dan lain-lain.    

"Semuanya perlu diperhatikan secara rinci. Tidak apa micro managing, karena kalau urusan nyawa orang itu harus diperhatikan semua detailnya," ujar dia yang juga politikus PDIP tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah harus menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) 2022 dengan mengantisipasi ketidakpastian akibat pandemi COVID-19.

Menurutnya, RAPBD yang yang disusun harus mendukung kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dan menghilangkan hal yang tidak prioritas.

Baca Juga: Jokowi Didesak Jadi Panglima Perang Lawan COVID-19, Bukan Lagi Tunjuk Menteri

Baca Juga: 60 Persen dari 2.654 Kelurahan di Indonesia Tidak Patuh Pakai Masker

"Harus mengantisipasi ketidakpastian di tahun 2022," ucap Ketua DPP PDIP tersebut.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia masuk dalam fase eksponensial atau bisa dibilang penambahan kasus luar biasa secara terus menerus.

Oleh karena itu, kata dia, banyak negara luar yang mencoba memberi bantuan kepada Indonesia demi menghadapi badai COVID-19 yang terus terjadi di nusantara.

Saat ini pun, kata dia, beberapa negara sudah bersiap menawarkan bantuan untuk Indonesia, salah satunya tabung oksigen.

"Ketika Indonesia sekarang sedang mengalami eksponensial beberapa negara juga sudah menawarkan dan akan beri bantuan," kata Mahfud dalam keterangan video, Jumat (9/7/2921), dilansir dari keterangan video di YouTube. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga