adplus-dvertising

Ramos-Horta Kembali Jadi Presiden Timor Leste, Ini Janji Politiknya

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Jumat, 20 Mei 2022
540 dilihat
Ramos-Horta Kembali Jadi Presiden Timor Leste, Ini Janji Politiknya
Jose Ramos-Horta dilantik sebagai Presiden Timor Leste di tengah perayaan hari kemerdekaan ke-20. Foto: Repro google.com

" Jose Ramos-Horta dilantik sebagai Presiden Timor Leste "

DILI, TELISIK.ID - Jose Ramos-Horta dilantik sebagai Presiden Timor Leste, Jumat (20/5/2022). Ia dilantik di tengah perayaan hari kemerdekaan ke-20.

Melansir Suara.com - jaringan Telisik.id, pada kesempatan tersebut, ia berjanji untuk memecahkan kebuntuan politik yang sudah berlangsung lama.

Pada kesempatan itu, dalam pidato di hadapan parlemen, yang disampaikan dalam empat bahasa, pada Jumat (20/5/2022) dini hari usai pelantikan, Ramos-Horta menyerukan persatuan nasional antara partai-partai yang bersaing dalam beberapa tahun terakhir.


"Saya akan mengupayakan sesuai fungsi loyalitas yang telah diinvestasikan dalam diri saya, dan akan mendedikasikan semua energi serta pengetahuan saya untuk pertahanan dan konsolidasi kemerdekaan dan persatuan nasional," kata Presiden baru Timor Leste itu.

Baca Juga: Ternyata Ada 4 Orang Terkaya di Arab, Raja Salman dan MBS Minggir Dulu

"Perdamaian hanya akan tercipta dan abadi jika dicapai melalui dialog dan saling menghormati di mana tidak ada pihak yang merasa dipaksa dan dihina," tambahnya, ketika berbicara di depan kerumunan personel militer dan perwakilan diplomat.

Ramos-Horta juga berterima kasih kepada mantan penguasa kolonial Portugal, di mana Presiden Marcelo Rebelo de Sousa hadir pada upacara tersebut.

Dikutip Tempo.co dari France24, Timor Leste yang merupakan bekas jajahan Portugis dan merdeka dari Indonesia pada 2002 setelah 24 tahun pendudukan, menandai peristiwa pelantikan itu dengan konser dan kembang api untuk ribuan warga di ibu kota Dili.

Pahlawan kemerdekaan berusia 72 tahun, yang juga mantan presiden Timor Leste itu mengalahkan petahana Francisco "Lu-Olo" Guterres dalam pemilihan putaran kedua 19 April.

Baca Juga: Dosen Wanita Indonesia Tumbangkan Arab Saudi dalam Lomba Hafal Al-Quran Internasional di Nigeria

Ramos-Horta mengamankan 62 persen suara melawan 37 persen.

Kemenangan tersebut memberi Ramos-Horta masa jabatan keduanya. Dia menjalani tugas pertamanya dari 2007 hingga 2012.

Ramos-Horta dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1996 atas usahanya dalam memfasilitasi penyelesaian konflik di Timor Timur. Pada 2008, ia selamat dari upaya pembunuhan oleh pemberontak.

Presiden Timor Leste baru harus membantu mengembangkan ekonomi negara, yang telah terpukul parah oleh pandemi COVID-19 dan di mana Bank Dunia mengatakan 42 persen populasi hidup di bawah garis kemiskinan. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga