adplus-dvertising

Rapid Tes Tiba di Kendari, Ketua MPR-RI Minta Pemda Percepat Pemeriksaan

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Jumat, 27 Maret 2020
1537 dilihat
Rapid Tes Tiba di Kendari, Ketua MPR-RI Minta Pemda Percepat Pemeriksaan
Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo. Foto: Rahmat/Telisik

" Menyarankan agar pemeriksaan cepat (rapid test) bisa langsung dilakukan di daerah-daerah yang sudah memiliki alat tes/rapid test, sehingga kasus-kasus baru dapat segera ditemukan atau diidentifikasi "

JAKARTA, TELISIK.ID - Gelombang infeksi COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Kini jumlah positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia sudah menyentuh angka 893 orang. Angka ini menunjukkan, dalam sehari, yang dinyatakan positif melebihi 100 orang.

Guna mencegah peningkatan jumlah pasien positif, Pemerintah Pusat maupun daerah yang sudah mendapat alat pemeriksaan cepat atau rapid tes segera melakukan pemeriksaan.

"Menyarankan agar pemeriksaan cepat (rapid test) bisa langsung dilakukan di daerah-daerah yang sudah memiliki alat tes/rapid test, sehingga kasus-kasus baru dapat segera ditemukan atau diidentifikasi," kata Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo kepada Telisik.id lewat pesan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).


Politisi Golkar yang biasa disapa Bamsoet itu juga mendorong, agar pemerintah daerah menirukan cara yang diterapkan oleh beberapa negara saat melakulan rapid tes, yakni dengan sistem drive thru.

"Mendorong pemerintah segera merealisasikan uji kesehatan melalui sistem drive thru, yang sudah efektif digunakan oleh negara lain untuk melacak, dan mendeteksi penyebaran COVID-19 secara cepat dan aman," pintanya.

Mantan Ketua DPR-RI ini juga mendorong Pemda, untuk terus menggalakkan imbauan menjaga jarak interaksi sosial (social distancing), physical distancing dan tetap berada di rumah.

"Ini langkah tepat, serta terus berusaha menahan lonjakan jumlah pasien baru dengan berbagai upaya pencegahan," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Telisik.id, alat rapid tes untuk Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah tiba di Kota Kendari sebanyak 2.400 unit. Rapid tes ini akan digunakan oleh tim medis penanganan COVID-19.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Sumarlin

Baca Juga