Oleh: Makmur Ibnu Hadjar

Pengurus MUI Sultra, Alumni UGM & Curtin University

ISTILAH puasa yang kita kenal selama ini berasal dari bahasa Sangsekerta. Artinya setara dengan shiyam atau shaum dalam bahasa Arab. Esensi yang dikandung secara maknawi baik dari sisi semantik  maupun dalam pemahaman ibadah, adalah menahan diri.

Jadi, arti sesungguhnya puasa itu adalah latihan menahan diri atau mengendalikan diri. Allah Subhana Wata’la mewajibkan setiap muslim untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan. Tujuannya ialah agar setiap muslim meraih predikat pribadi sebagai manusia takwa.  

Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah Ayat 183, Allah menjelaskan tujuan puasa ini secara gamblang, yaitu; hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.