Resmi Ditutup, Peserta MTU BLK di Konawe dan Wakatobi Diharapkan Makin Terampil

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Selasa, 01 Desember 2020
0 dilihat
Resmi Ditutup, Peserta MTU BLK di Konawe dan Wakatobi Diharapkan Makin Terampil
Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu. Foto: Ist.

" Kami juga akan terus memantau perkembangan para siswa Alumni Pelatihan melalui program-program di BLK Kendari, sehingga ketika ada kendala dalam penerapan keterampilan mereka, bisa kita bantu. "

KENDARI, TELISIK.ID - Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari di Kabupaten Wakatobi pada 21 September dan Kabupaten Konawe pada 12 November lalu, kini resmi ditutup.

Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu melalui telepon selulernya, Selasa (1/12/2020) mengatakan, penutupan pelatihan yang juga dikenal dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi Non Institusional dilaksanakan pada 27 November di Kabupaten Wakatobi dengan mengutus Instruktur Senior Kejuruan Las BLK Kendari, La Ode Marzuku.

Sementara di Kabupaten Konawe ditutup pada 28 November dengan mengutus Staf Tata Usaha BLK Kendari, Sarlian SE yang keduanya mewakili Kepala BLK Kendari.

"Meski saya tidak sempat hadir di acara tersebut karena ada kegiatan lain, namun harapan saya kepada para peserta tetaplah sama dan tidak berubah," katanya.

Mantan Kepala Bagian  Rumah Tangga Kemnaker RI ini menyebutkan, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh siswa selama pelatihan, semoga dapat digunakan untuk berbuat di tengah masyarakat.

Sehingga, kata dia, mampu menolong diri sendiri, dalam hal ini para peserta dan keluarga bahkan orang lain.

"Kami juga akan terus memantau perkembangan para siswa Alumni Pelatihan melalui program-program di BLK Kendari, sehingga ketika ada kendala dalam penerapan keterampilan mereka, bisa kita bantu," tandasnya.

Baca juga: Hari Ini, 104 Pasien COVID-19 Dinyatakan Sembuh

Sementara itu, Instruktur Las BLK Kendari, La Ode Marzuku menambahkan, pihaknya sangat senang dengan antusias warga yang ada di Kabupaten Wakatobi tepatnya di Desa Kabita Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Pasalnya, dalam kesempatan penutupan kegiatan tersebut, melalui perwakilan kepala desanya, warga meminta untuk tahun depan agar diadakan kembali paket pelatihan serupa dengan jurusan yang berbeda.

"Mereka minta, kalau bisa di tahun berikutnya, pelatihan seperti ini kembali diadakan di sana, dan jika memungkinkan tidak hanya satu jurusan saja. Kondisi ini, menunjukkan kemauan warga untuk lebih terampil cukup tinggi," sebut instruktur senior Las BLK Kendari, La Ode Marzuku.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Desa Puday Kecamatan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe, Sasbi Aden Liambo S. Sos. Ia menuturkan, jika pihaknya sangat berharap di tahun 2021 paket pelatihan MTU BLK Kendari bisa dilaksanakan kembali di Kabupaten Konawe.

"Kalau bisa sih, paket pelatihannya ditambah lagi di sini, karena program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Wakatobi pada paket pelatihan MTU BLK Kendari mendapatkan satu paket yakni Kejuruan Garmen Apparel dengan program pelatihan Menjahit Pakaian Dasar III yang dilaksanakan di Desa Kabita Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Sedangkan, untuk di Kabupaten Konawe juga mendapatkan satu pekat pelatihan yakni Kejuruan Prosseing Hasil Pertanian Program Pelatihan Pembudidayaan Hidroponik yang dilaksanakan di Desa Puday Kecamatan Wonggeduku Barat. (A)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugrah

TAG:
Baca Juga