Sambut Ramadan, SDN 52 Kendari Gelar Pesantren Kilat dan Berbagi Sembako ke Siswa Kurang Mampu

Erni Yanti, telisik indonesia
Selasa, 24 Februari 2026
0 dilihat
Sambut Ramadan, SDN 52 Kendari Gelar Pesantren Kilat dan Berbagi Sembako ke Siswa Kurang Mampu
Guru-guru dan Kepala SDN 52 Kendari saat berfoto bersama mengawali sekolah setelah libur Ramadan. Foto: Ist.

" SDN 52 Kendari dengan menggelar pesantren kilat yang dirangkaikan aksi berbagi kepada siswa kurang mampu "

KENDARI, TELISIK.ID - Hari pertama masuk sekolah usai libur jelang Ramadan, dimanfaatkan oleh SDN 52 Kendari dengan menggelar pesantren kilat yang dirangkaikan aksi berbagi kepada siswa kurang mampu.

Kepala SDN 52 Kendari, Agustina menjelaskan, kegiatan bertajuk Festival Ramadan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan sebagai bagian dari program rutin tahunan sekolah.

“Setelah libur menjelang Ramadan, hari pertama masuk ini kami langsung melaksanakan kegiatan pesantren kilat yang dirangkaikan dengan berbagi kepada siswa yang kurang mampu. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya saat ditemui, Senin (23/2/2026).

Ia menegaskan, program tersebut bukan hanya dilaksanakan di SDN 52 Kendari, melainkan menjadi bagian dari program sekolah secara menyeluruh.

Dalam kegiatan berbagi, sembako yang disalurkan bersumber dari sumbangan sukarela siswa yang mampu. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada teman-teman mereka yang membutuhkan berdasarkan pendataan dari masing-masing wali kelas.

Baca Juga: SMA Negeri 2 Kendari Gelar Baksos Amaliah Ramadan, Satukan OSIS dan Organisasi Sekolah

“Data siswa kurang mampu kami ambil dari guru kelas, karena mereka yang lebih mengetahui kondisi siswanya. Untuk jumlah pastinya masih direkap karena datanya tidak menentu,” jelasnya.

Selain dibagikan kepada siswa, sebagian sumbangan juga akan disalurkan ke panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa mi instan, beras, susu, serta kebutuhan pokok lainnya.

Beras yang dibagikan juga berasal dari program Jumat Berkah atau Jumat Seribu,l yang rutin dilaksanakan setiap pekan.

Menurut Agustina, program Jumat Seribu tidak bersifat wajib dan tidak ada nominal yang ditentukan.

“Tidak ada pemaksaan. Bagi yang mau menyumbang silakan, yang tidak juga tidak apa-apa. Berapa pun yang diberikan tetap kami hargai. Kami juga sampaikan ke guru-guru agar menerima apa pun sumbangan dari siswa tanpa ada tekanan,” tegasnya.

Ia berharap, momentum Ramadan dapat menjadi sarana pembinaan karakter dan pendalaman nilai-nilai keagamaan bagi para siswa. Melalui pesantren kilat, sekolah ingin menanamkan nilai ibadah, akhlak, dan budi pekerti yang lebih baik.

Baca Juga: Ramadan Sultra Fest 2026 Resmi Dibuka, Bank Sultra dan BI Dorong UMKM serta Digitalisasi QRIS

“Harapan utama kami adalah perubahan karakter. Dengan kegiatan Ramadan ini, semoga anak-anak bisa memperbaiki sikap, memperdalam ibadahnya, dan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” ungkapnya.

Pihak sekolah juga telah menginformasikan kegiatan tersebut kepada orang tua siswa. Beberapa orang tua turut hadir mengantar anak-anaknya mengikuti kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program Ramadan di sekolah.

SDN 52 Kendari pun menyambut bulan dengan mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hati, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga