adplus-dvertising

Selama PPKM Pandemi, Jokowi Klaim Indeks Kepercayaan pada Pemerintah Capai 115,6 Persen

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 28 Agustus 2021
2290 dilihat
Selama PPKM Pandemi, Jokowi Klaim Indeks Kepercayaan pada Pemerintah Capai 115,6 Persen
Presiden RI, Joko Widodo. Foto: Repro cnnindonesia.com

" Kenaikan itu disebut juga terjadi pada indeks perbaikan ekonomi dan indeks stabilitas harga saat ini "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah meningkat pada situasi PPKM Pandemi COVID-19 saat ini.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat bersama partai koalisi pendukung di Istana Negara pada Rabu (25/8/2021) lalu.

Kenaikan itu disebut juga terjadi pada indeks perbaikan ekonomi dan indeks stabilitas harga saat ini.


"Kelihatan dari indeks-indeks seperti ini yang angkanya selalu kita peroleh apabila surveinya selesai," ungkap Jokowi melalui video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Sabtu (28/8/2021).

Dari paparan yang ditujukkan Jokowi terlihat indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat dari 109,9 persen menjadi 115,6 persen.

Melansir Suara.com - jaringan Telisik.id, indeks perbaikan ekonomi juga meningkat dari 108,7 menjadi 118,6 persen. Indeks stabilitas harga mengalami peningkatan ari 97,6 persen menjadi 113,4 persen.

Jokowi menilai masih ada optimisme yang muncul karena hasil survei tersebut. Kendati demikian, ia tetap meminta agar tetap waspada karena memang kondisinya yang belum stabil.

Baca Juga: Terungkap, Muhammad Kece Ternyata Seorang Non Muslim

Baca Juga: Prabowo Subianto Bersaksi Keputusan Jokowi Tepat untuk Rakyat

"Tetapi juga tetap pada posisi kehati-hatian, kewaspadaan, karena memang sekali lagi sulit dihitung dan sulit dikalkulasi," tuturnya.

Jokowi juga mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditunjukkan dengan hasil baik pada kuartal II.

Pada kuartal pertama 2021 sempat menyentuh minus 0,7 persen dan pada kuartal kedua bisa tumbuh hingga 7,1 persen.

Angka inflasi di Indonesia juga relatif terkendali. 

"Ekspor baik di bidang pertanian yang kita juga kaget ada sebuah kenaikan yang lumayan signifikan dan ekspor barang-barang yang lain. Saya kira ini buat kita optimis," pungkasnya. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga