adplus-dvertising

Seorang Wanita di Konut Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat

Andi May, telisik indonesia
Rabu, 23 Februari 2022
1026 dilihat
Seorang Wanita di Konut Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat
Korban ANW (27) saat dievakuasi kepolisan dan masyarakat. Foto: Ist.

" Terkait aksi bunuh diri itu, pihak kepolisian menemukan sepucuk surat di dalam kamar korban "

KONAWE UTARA, TELISIK.ID - Seorang wanita berinisial ANW (27) mengakhiri hidup dengan gantung diri di dalam kamar rumahnya, di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 14.30 Wita.

Terkait aksi bunuh diri itu, pihak kepolisian menemukan sepucuk surat di dalam kamar korban.

Hal itu diungkapkan oleh Kasubsi PIDM Humas Polres Konut, Bripka Irwan Saputra Basir, berdasarkan fakta di Tempat Kejadian Perkara (TKP).


"Awalnya saksi R (26) mendatangi rumah korban dan mengetuk pintu kamar korban namun tidak ada tanggapan," ujar Irwan.

Kemudian R memanggil saudara dan orang tua korban untuk mengecek lewat jendela kamar korban.

"Saudara korban melihat korban dalam kondisi tergantung dan terikat tali nilon di leher korban," ucapnya.

Melihat kejadian tersebut, orang tua korban langsung mendobrak pintu dan masuk ke kamar korban.

Baca Juga: Pengeroyok Ketum KNPI Haris Pertama Ternyata Komplotan Debt Collector

"Korban sudah dalam kondisi kaku dan tidak bernyawa lagi sehingga orang tua korban meminta bantuan kepada warga sekitar," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya melakukan olah TKP dan menemukan sepucuk surat di dalam kamar korban. Polisi kini tengah mendalami surat tersebut.

"Jenazah dibawa ke Puskesmas Langgikima untuk dilakukan pemeriksaan atau visum luar," bebernya.

Baca Juga: Beroperasi Sejak 2017, Mafia Tanah di Surabaya Akhirnya Ditangkap

Ia juga menjelaskan, belum mengetahui motif korban melakukan gantung diri.

"Pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban," ucapnya.

Jenazah korban saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (C)

Reporter: Andi May

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga