Setiap Hujan Sekolah Kebanjiran, Begini Upaya SDN 36 Kendari Jaga Pembelajaran dan Prestasi Siswa
Tim Telisik, telisik indonesia
Senin, 31 Agustus 2026
0 dilihat
Kepala SDN 36 Kendari, Siti Arfah, saat menyampaikan kondisi sekolah dan upaya peningkatan prestasi serta fasilitas pembelajaran. Foto: Anggyta Fadillah Putri Nurtanio/Telisik
" SDN 36 Kendari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, fasilitas, dan prestasi siswa meski banjir masih menjadi kendala setiap kali hujan turun "

KENDARI, TELISIK.ID - SDN 36 Kendari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, fasilitas, dan prestasi siswa meski banjir masih menjadi kendala setiap kali hujan turun.
SDN 36 Kendari yang berada di Jalan Malik Raya Nomor 10, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus mengembangkan berbagai program pendidikan untuk mendukung proses belajar siswa.
Sekolah tersebut menerapkan Kurikulum Merdeka dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan kurikulum tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan sesuai perkembangan peserta didik.
Dari sisi fasilitas, SDN 36 Kendari memiliki sejumlah sarana yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut meliputi komputer, bangku, perpustakaan, dan ruang kelas.
Sebagian fasilitas sekolah berasal dari bantuan pemerintah pusat dan dukungan dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS. Sarana tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Sekolah dengan 707 Siswa Ini Cuma Punya 13 Kelas, SDN 34 Kendari Dapat Program Revitalisasi
Selain menyediakan fasilitas pembelajaran, sekolah juga memperhatikan kebersihan lingkungan. Pihak sekolah dibantu petugas kebersihan atau cleaning service dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Meski terdapat petugas kebersihan, siswa tetap diberikan pembiasaan untuk menjaga lingkungan sekolah. Salah satunya dengan mengajarkan peserta didik agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Anak-anak hanya diajarkan menjaga kebersihan seperti tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Kepala SDN 36 Kendari, Siti Arfah, kepada telisik.id, Selasa (28/7/2026).
Upaya pengembangan potensi siswa juga dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Sejumlah kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran akademik.
SDN 36 Kendari telah mencatat sejumlah prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler. Di antaranya juara pertama dalam bidang kepramukaan dan taekwondo.
Berdasarkan data sekolah, jumlah peserta didik SDN 36 Kendari mencapai 425 siswa. Jumlah tersebut terdiri atas 229 siswa laki-laki dan 196 siswa perempuan.
Dalam mendukung proses pendidikan, sekolah memiliki 23 orang guru dan 18 ruang kelas. Ketersediaan tenaga pendidik dan fasilitas tersebut menjadi bagian dari sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
SDN 36 Kendari dipimpin Siti Arfah, S.Pd., M.Pd. Sekolah tersebut memiliki visi membentuk peserta didik yang cakap secara intelektual, memiliki sikap dan keterampilan, serta berwawasan lingkungan sesuai karakter bangsa yang dijiwai nilai-nilai ajaran agama.
Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah memiliki sejumlah misi. Di antaranya menciptakan suasana religius, melaksanakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, serta menjadikan lingkungan sekolah sebagai sarana pendukung pendidikan.
Sekolah juga berupaya menciptakan lingkungan yang aman, sejuk, rindang, dan indah sebagai bagian dari lingkungan pendidikan bagi peserta didik.
Baca Juga: Ada Pramuka hingga Tari Adat Tolaki, Begini Cara SDN 95 Kendari Kembangkan Bakat 600 Siswa
Namun, di tengah upaya meningkatkan fasilitas dan prestasi siswa, SDN 36 Kendari masih menghadapi persoalan banjir. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala yang dirasakan sekolah ketika hujan turun.
“Setiap hujan sekolah selalu kebanjiran,” ujar Siti Arfah.
Banjir tersebut menjadi persoalan yang masih dihadapi sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan. Kendati demikian, SDN 36 Kendari tetap menjalankan kegiatan pembelajaran dan berbagai program pengembangan siswa.
Dengan jumlah 425 peserta didik, dukungan 23 guru, serta 18 ruang kelas, sekolah terus menjalankan pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi siswa.
Program pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga kegiatan kepramukaan dan taekwondo yang telah menghasilkan prestasi bagi sekolah.
Pihak sekolah juga terus mendorong pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan penerapan wawasan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Anggyta Fadillah Putri Nurtanio
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS