Diisi 327 Siswa, SDN 72 Kendari Masih Berjuang Penuhi Kebutuhan WC dan Ruang Guru

Tim Telisik, telisik indonesia
Senin, 31 Agustus 2026
0 dilihat
Diisi 327 Siswa, SDN 72 Kendari Masih Berjuang Penuhi Kebutuhan WC dan Ruang Guru
Kepala SDN 72 Kendari Peni Legina Umiati saat menjelaskan kebutuhan fasilitas sekolah yang masih terbatas. Foto: Wayan Marwati/Telisik

" SDN 72 Kendari dengan 327 siswa pada tahun ajaran 2026-2027 masih kekurangan fasilitas sanitasi, ruang UKS, dan ruang guru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar "

KENDARI, TELISIK.ID - SDN 72 Kendari dengan 327 siswa pada tahun ajaran 2026-2027 masih kekurangan fasilitas sanitasi, ruang UKS, dan ruang guru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

SDN 72 Kendari yang berlokasi di Jalan Poros Gunung Jati, Kecamatan Kendari, memiliki 14 rombongan belajar dari kelas 1 hingga kelas 6. Jumlah tersebut menampung sebanyak 327 peserta didik pada tahun ajaran 2026-2027.

Di tengah jumlah siswa yang cukup banyak, sekolah masih menghadapi keterbatasan sejumlah sarana dan prasarana. Salah satu kebutuhan yang dinilai mendesak adalah fasilitas sanitasi berupa WC yang belum sebanding dengan jumlah peserta didik.

Keterbatasan fasilitas juga terjadi pada ruang kesehatan sekolah. SDN 72 Kendari belum memiliki ruang UKS yang layak dan masih menggunakan ruangan dengan sekat sementara.

Baca Juga: Suasana Tegang, Warga Blokade Jalan Tolak Eksekusi Sengketa Lahan di Pasar Baru Kendari

Kondisi tersebut membuat fasilitas UKS belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan kesehatan siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Selain fasilitas untuk siswa, kebutuhan ruang bagi tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Sekitar 18 guru di SDN 72 Kendari belum memiliki ruang khusus yang memadai untuk menunjang aktivitas mereka selama berada di sekolah.

Keterbatasan sarana tersebut turut berkaitan dengan kondisi lahan sekolah. SDN 72 Kendari memiliki luas lahan sekitar 1.750 meter persegi, sedangkan halaman sekolah sekitar 286 meter persegi.

Dengan kondisi lahan tersebut, pengembangan bangunan dan penambahan fasilitas baru membutuhkan penyesuaian agar tidak mengurangi ruang yang digunakan untuk aktivitas siswa.

Meski masih memiliki sejumlah kekurangan, SDN 72 Kendari telah dilengkapi beberapa fasilitas pendukung pembelajaran. Di antaranya jaringan Wi-Fi yang dapat digunakan guru dan siswa, papan interaktif digital, serta perpustakaan.

Masjid yang berada di samping sekolah juga menjadi salah satu fasilitas pendukung kegiatan keagamaan bagi siswa. Keberadaan fasilitas tersebut melengkapi sarana yang sudah tersedia di lingkungan sekolah.

Untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, pihak sekolah terus berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Komite Sekolah, Pengawas Pembina, tokoh masyarakat, serta orang tua dan wali murid.

Baca Juga: Tahapan Pemilihan Calon Rektor UHO Kendari Kandas di Kementerian, Senat Tunggu Jadwal Lanjutan

SDN 72 Kendari juga tengah berupaya menjadi salah satu calon penerima program REFIT yang merupakan program Pemerintah Kota Kendari bersama Dinas Pendidikan untuk mendukung perbaikan fasilitas pendidikan.

Kepala SDN 72 Kendari, Peni Legina Umiati, mengatakan sekolah saat ini membutuhkan sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas siswa dan guru.

“Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah penambahan fasilitas sanitasi, pembangunan ruang UKS, ruang guru, serta perbaikan bangunan agar sekolah lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Peni Legina Umiati, Kamis (13/8/2026).

Peni mengatakan, pihak sekolah terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari dukungan terhadap kebutuhan sarana dan prasarana yang masih terbatas.  

Penulis: Wayan Marwati  

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga