Suasana Tegang, Warga Blokade Jalan Tolak Eksekusi Sengketa Lahan di Pasar Baru Kendari

Erni Yanti, telisik indonesia
Senin, 31 Agustus 2026
0 dilihat
Suasana Tegang, Warga Blokade Jalan Tolak Eksekusi Sengketa Lahan di Pasar Baru Kendari
Pemilik lahan berbaring di tengah jalan menghalangi alat berat yang akan melakukan penggusuran lahannya, Senin (31/8/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik

" Suasana tegang mewarnai proses eksekusi lahan sengketa di kawasan Pasar Baru, Jalan La Ode Hadi, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID - Suasana tegang mewarnai proses eksekusi lahan sengketa di kawasan Pasar Baru, Jalan La Ode Hadi, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (31/8/2026).

Sejumlah warga melakukan penolakan terhadap proses eksekusi lahan tersebut. Aksi penolakan dengan pemblokiran sejumlah ruas jalan hingga terjadi adu mulut antara pemilik lahan dan aparat kepolisian.

Dalam aksi tersebut, salah satu ahli waris, Tajudin, berbaring di tengah jalan. Aksi itu dilakukan untuk menghalangi alat berat yang menggusur lahannya.

Baca Juga: Tahapan Pemilihan Calon Rektor UHO Kendari Kandas di Kementerian, Senat Tunggu Jadwal Lanjutan

Tajudin menegaskan pihaknya menolak keras proses eksekusi maupun pihak lain yang memasuki wilayahnya. Ia menyebut pihak ahli waris memiliki dasar hukum berupa putusan Mahkamah Agung, yang menurutnya memperkuat hak mereka atas kepemilikan lahan.

“Kami menolak keras siapapun masuk wilayah kami. Juga haram hukumnya karena kami juga dikuatkan putusan Mahkamah Agung,” tegas Tajudin.

Ia menambahkan, pihak yang mengklaim memiliki hak atas lahan tersebut akan mempertahankannya hingga titik darah terakhir.

Baca Juga: PKKMB UMW 2026 Diikuti 760 Mahasiswa, Rektor Tekankan Karakter dan Kompetensi

“Kami punya keputusan MA dan dilindungi hukum. Ketika punya hak, kami akan pertahankan sampai titik darah penghabisan,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, masih terjadi adu mulut antara pemilik lahan dan aparat agar tidak dilakukan penggusuran.

Sejumlah warga masih bertahan di sekitar lokasi dan melakukan penghadangan terhadap alat berat yang hendak masuk ke area lahan. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga