KENDARI, TELISIK.ID - Seringkali saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, kondisi kesehatan sedang sakit sehingga harus mengonsumsi obat. Maka perlu mengetahui jadwal minum obat yang tepat agar puasa tetap berjalan lancar.
Pada umumnya, dikutip dari kemkes.go.id, saat puasa Ramadan, tak sedikit orang yang tetap ikut menjalankan puasa meski dalam keadaan sakit sekalipun, beberapa orang tetap harus mengonsumsi obat-obatan demi kesembuhan sehingga tetap bisa beribadah dan mendapatkan efek terapi obat yang optimal.
Alhasil, pola makan dan minum akan berubah selama bulan Ramadan. Pasalnya, kita perlu mengatur waktu minum obat. Kita harus minum obat dalam dosis yang tepat dan waktu yang tepat.
Saat berpuasa, jadwal konsumsi obat tentu akan berubah karena waktu untuk minum obat pun berubah dari 24 jam menjadi hanya 10,5 jam selama bulan Ramadan. Jadwal minum obat hanya bisa dilakukan setelah berbuka puasa sampai sebelum imsak.
Perubahan pola minum obat di bulan Ramadan mungkin dapat memengaruhi efek terapi obat apalagi jika tidak diminum dengan dosis yang tepat dan waktu yang tepat.
