Sulawesi Tenggara Aman Jelang Pemilu 2024, Investor Diminta Tak Risau

Adinda Septia Putri, telisik indonesia
Kamis, 18 Mei 2023
0 dilihat
Sulawesi Tenggara Aman Jelang Pemilu 2024, Investor Diminta Tak Risau
Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara jaga kondisi daerah jelang pemilu. Foto: Ist.

" Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang mengajak seluruh masyarakat di Bumi Anoa untuk tetap menjaga kondisi daerah jelang Pemilu 2024 "

KENDARI, TELISIK.ID - Euforia menjelang pesta demokrasi 2024 dikhawatirkan berdampak terhadap konflik sosial yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang mengajak kepada seluruh masyarakat di Bumi Anoa untuk tetap menjaga kondisi daerah jelang Pemilu 2024 mendatang. Kata dia, keamanan daerah jelang pemilu menjadi perhatian bersama.

"Mari kita mendukung Polri dan Polda Sulawesi Tenggara untuk bersama-sama menjaga keamanan di Sultra jelang pemilihan legislatif, presiden dan wakil presiden serta pemilihan kepala daerah nantinya," imbau Anton, Selasa (16/5/2023) di Kendari.

Anton yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Investasi Daerah Sulawesi menegaskan bahwa keamanan daerah menjadi hal yang utama. Hal tersebut dikarenakan untuk tetap menjaga agar investor tidak ragu untuk berinvestasi di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Investor Saham di Sulawesi Tenggara Naik Hingga 37 Persen

"Daerah kita harus tetap kondusif sehingga apabila ada orang yang mau berinvestasi tidak ragu," katanya.

AT sapaan akrab Ketum Kadin Sultra menegaskan kepada para investor bahwa kondisi di Sulawesi Tenggara tetap aman, nyaman dan damai jelang Pemilu 2024. Seluruh masyarakat, pemerintah dan pihak keamanan saling berkoordinasi dan saling menjaga satu sama lain.

Baca Juga: Investor Asing Minta Izin Pembangunan Pabrik Herbal di Konawe Kepulauan

"Untuk investor, mari berinvestasi di Sultra jangan ragu, di sini biar ada pemilihan tetap aman, damai dan tentram," tegasnya.

Dikutip dari Representasi.id, realisasi investasi di Sulawesi Tenggara selama periode 2022 terdapat 230 proyek dari penanaman modal asing (PMA) yang nilainya mencapai Rp 12,6 triliun dan 533 proyek dari penanaman modal dalam negeri (PMDN), nilainya mencapai Rp 7,59 triliun. (B-Adv)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga