adplus-dvertising

Taliban Penggal Kepala Puluhan Warga Afghanistan dan Ditampilkan Depan Umum

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Kamis, 16 Desember 2021
788 dilihat
Taliban Penggal Kepala Puluhan Warga Afghanistan dan Ditampilkan Depan Umum
Pasukan Taliban penggal kepala warga Afghanistan. Foto: Repro Iranpress

" Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Nada Al Nashif mengatakan, Taliban telah membunuh puluhan orang dengan cara kejam, yaitu memenggal kepala dan hukuman gantung "

KABUL, TELISIK.ID - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaporkan adanya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oleh Taliban sejak kembali menguasai Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu.

Lewat laporannya, Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Nada Al Nashif mengatakan, anggota Taliban telah membunuh puluhan orang dengan cara kejam, yaitu pemenggalan kepala dan hukuman gantung.

Menurut Al Nashif, lebih dari 100 warga dan mantan anggota pasukan keamanan nasional Afghanistan telah tewas sejak pertengahan Agustus, dengan setidaknya 72 pembunuhan dilakukan oleh anggota Taliban.


Setidaknya 50 lagi korban pembunuhan di luar hukum Taliban adalah anggota ISIS-K, termasuk ledakan mematikan di bandara Kabul pada bulan Agustus.

"Dalam beberapa kasus, mayat-mayat itu ditampilkan di depan umum. Ini telah memperburuk ketakutan di antara kategori populasi yang cukup besar ini," jelas Al Nashif, seperti dikutip Rmol.id dari Sputnik.

Ia juga menyatakan keprihatinan yang mendalam atas pembunuhan tersebut sehubungan dengan janji-janji sebelumnya oleh Taliban untuk menahan diri dari melakukan balas dendam terhadap para pekerja di rezim yang didukung Barat sebelumnya.

Al Nashif mengatakan, delapan aktivis Afghanistan dan dua wartawan juga tewas sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus. Sebanyak 59 penahanan yang tidak sah dan ancaman terhadap jurnalis dan aktivis saat ini telah terdaftar.

Menurut Al Nashif, Taliban juga merekrut tentara anak dan membatasi hak-hak perempuan.

"Keamanan hakim, jaksa, dan pengacara Afghanistan, khususnya profesional hukum wanita, adalah masalah yang harus diwaspadai," jelas Juru Bicara Taliban Qari Sayed Khosti. 

Baca Juga: 5 Deretan Bisnis Cristiano Ronaldo, Sang Konglomerat Lapangan Hijau

Sebelumnya dilansir Kompas.com, Kelompok Taliban disebut menembak mati puluhan tentara Afghanistan yang menyerah, dan membuang mereka ke kuburan massal.

Gambar mengerikan yang diunggah ke media sosial menunjukkan jenazah penuh darah para prajurit di Distrik Kang.

Baca Juga: Mohammed Bin Salman Beli Lukisan Yesus Termahal di Dunia

Dalam salah satu foto yang diunggah jurnalis Bilal Sarwary, nampak ada tiga mayat ditempatkan di kuburan dangkal.

Jenazah tentara Afghanistan itu dibuang masih mengenakan rompi anti-peluru dengan amunisi kosong di dekat mereka. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga