adplus-dvertising

Target Rp 150 Juta, Dispar Muna Hanya Menyumbang Rp 7 Juta

Sunaryo, telisik indonesia
Selasa, 13 Juli 2021
1166 dilihat
Target Rp 150 Juta, Dispar Muna Hanya Menyumbang Rp 7 Juta
Salah satu objek wisata di Muna, Permandian Maleura. Foto: Ist.

" Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muna yang bersumber dari sektor pariwisata sejak tahun 2020 lalu terus merosot. "

MUNA, TELISIK.ID - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muna yang bersumber dari sektor pariwisata sejak tahun 2020 lalu terus merosot.

PAD yang ditargetkan sebesar Rp 150 juta sama sekali tidak tercapai. Dinas Pariwisata (Dispar) Muna hanya mampu menyumbang sebesar Rp 7 juta.

Kadispar Muna, Amirudin Ako menerangkan, penyebab rendahnya PAD disebabkab dua hal. Pertama, akibat pandemi COVID-19. Dimana, semua tempat-tempat wisata di tutup.  Kedua, persoalan portal di pintu masuk tempat wisata yang tidak memadai, membuat para juru tagih kesulitan menarik retribusi.


Baca juga: Bila Zona Oranye, Pemda Wakatobi Larang Salat Idul Adha di Masjid

Baca juga: Tiga Pegawai Bappeda Konsel Positif COVID-19

"Kita sudah berupaya maksimal, tapi karena COVID-19. Obyek wisata kita baru buka, langsung dipanggil polisi. Jadi agak sulit memang (tarik retribusi)," kata Amirudin Ako, Selasa (13/7/2021).

Untuk tahun ini (2021), target PAD yang dibebankan pada instansinya lebih besar lagi. Jumlahnya mencapai Rp 500 juta. Namun, hingga Mei, pihaknya baru mampu mengumpulkan sebesar Rp 4,5 juta.

"Target tahun ini, agak susah dicapai dengan kondisi COVID-19 yang belum berakhir," pungkasnya. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga