Tips Membangun Kepercayaan Diri dan Mengurangi Rasa Insecure

Erni Yanti, telisik indonesia
Kamis, 18 Juni 2026
0 dilihat
Tips Membangun Kepercayaan Diri dan Mengurangi Rasa Insecure
Ilustrasi seorang perempuan yang menunjukkan ekspresi cemas dan tidak percaya diri. Foto: Ist.

" Rasa insecure atau tidak percaya diri merupakan hal yang umum dialami banyak orang "

KENDARI, TELISIK.ID - Rasa insecure atau tidak percaya diri merupakan hal yang umum dialami banyak orang.

Perasaan ini sering dialami perempuan, dapat muncul karena berbagai faktor, mulai dari membandingkan diri dengan orang lain, pengalaman masa lalu, tekanan sosial, hingga kekhawatiran berlebihan terhadap penilaian orang lain.

Jika tidak dikelola dengan baik, insecure dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, hingga produktivitas sehari-hari.

Dilansir dari Beautynesia, Rabu (17/6/2026), salah satu langkah penting untuk mengatasi rasa insecure adalah mengenali diri sendiri dengan lebih baik.

Memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dapat membantu seseorang menerima dirinya apa adanya serta membangun rasa percaya diri yang lebih sehat.

Baca Juga: Deretan Lagu Viral Buatan AI Ramai di Indonesia, Warganet Banyak yang Tak Sadar

Selain itu, menerima emosi yang dirasakan juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Alih-alih menekan perasaan sedih, cemas, atau takut, seseorang dianjurkan untuk mengakui dan memahami emosinya.

Sikap penuh kasih terhadap diri sendiri atau self-compassion dapat membantu mengurangi tekanan yang muncul akibat rasa tidak aman.

Rasa insecure juga sering muncul karena ketakutan akan kegagalan. Karena itu, penting untuk mengubah cara pandang terhadap kesalahan. Kegagalan bukanlah bukti bahwa seseorang tidak mampu, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Para ahli juga menyarankan agar seseorang fokus pada kekuatan dan kemampuan yang dimiliki dibanding terus memikirkan kekurangan. Dengan memberikan perhatian pada hal-hal yang dapat dilakukan dengan baik, rasa percaya diri dapat tumbuh secara bertahap.

Di era digital saat ini, media sosial juga kerap menjadi pemicu munculnya rasa insecure. Melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna dapat membuat seseorang tanpa sadar membandingkan dirinya sendiri.

Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahwa apa yang ditampilkan di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.

Baca Juga: Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu Bahas Damai

Berbagai diskusi komunitas juga menunjukkan bahwa membangun kepercayaan diri membutuhkan proses yang berkelanjutan. Mengenali nilai diri, berhenti terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, serta fokus pada tujuan pribadi menjadi langkah yang banyak disarankan untuk menciptakan ketenangan hidup.

Jika perasaan insecure mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, atau kesehatan mental, berkonsultasi dengan psikolog dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pendampingan yang tepat.

Dengan pengelolaan yang baik, rasa insecure dapat diatasi sehingga seseorang dapat menjalani hidup dengan lebih percaya diri, tenang, dan fokus pada pengembangan diri. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga