Tips Menyimpan ASI Agar Tidak Mudah Basi

Febry Jahra Lestiani, telisik indonesia
Senin, 15 Januari 2024
0 dilihat
Tips Menyimpan ASI Agar Tidak Mudah Basi
ASI perah mengandung lebih sedikit bakteri dan lebih kecil kemungkinan tumbuh bakteri. Foto: Repro Astrounts

" Menyimpan Air Susu Ibu (ASI) dengan benar sangat penting untuk memastikan kualitas nutrisi dan kebersihan tetap terjaga "

KENDARI, TELISIK.ID – Menyimpan Air Susu Ibu (ASI) dengan benar sangat penting untuk memastikan kualitas nutrisi dan kebersihan tetap terjaga.

Memerah ASI adalah suatu pilihan supaya asupan gizi si kecil tetap terpenuhi, khususnya bagi bunda bekerja. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan ASI yang benar.

Dikutip dari prenagen.com, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa ASI perah mengandung lebih sedikit bakteri dan lebih kecil kemungkinan tumbuh bakteri, di samping itu ASI memiliki tingkat protein jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu lain.

Dilansir dari Haibunda.com, berikut beberapa cara menyimpan ASI perah yang benar agar tidak mudah basi:

Baca Juga: Tips Memilih Outfit Bagi Cewek Bertubuh Mungil

- Hindari menggabungkan ASI perah baru ke ASI yang beku

Walaupun sama-sama ASI perah, janganlah Bunda mencampurkan ASI yang baru selesai dipompa ke ASI beku yang disimpan sebelumnya. Usahakan untuk selalu membedakan ASI yang baru diperah dengan ASI yang sudah pernah disimpan dengan menggunakan kertas label.

- Memperhatikan suhu penyimpanan ASI

Cara menyimpan ASI yang benar selanjutnya adalah dengan mengenal suhu ruangan penyimpanan. Ketika dimasukkan ke kulkas (chiller) maka suhunya haruslah 4 - 10 derajat Celcius ataupun kurang dari suhu tersebut. Dengan suhu serendah ini maka ASI bisa tahan selama 5 - 8 hari.

Baca Juga: Tips Ampuh FYP TikTok dan Hasilkan Cuan

- Menggunakan Metode First in First Out

Diingatkan sekali lagi ya, Bun sebelum memasukkan kantong ataupun botol penyimpan ASI, janganlah lupa untuk selalu memberikan label keterangan di bagian depan wadah. Bunda bisa menuliskan tanggal dan jam penyimpanan ASI supaya tidak lupa.

- Menggunakan wadah yang sesuai

Penyimpanan ASI tidaklah boleh sembarangan, termasuk juga di dalam penggunaan wadah penampung ASI. Idealnya Bunda harus menggunakan wadah tertutup yang bebas dari bahan kimia BPA atau blsphenol-A. Disarankan agar Bunda menggunakan wadah dengan bentuk botol kaca ataupun kantung khusus dari penyimpanan ASI.

Dengan memperhatikan langkah-langkah sederhana ini, ibu dapat menyimpan ASI dengan baik, menjaga kualitas nutrisinya, dan memberikan yang terbaik bagi kesehatan bayi. Kebersihan dan pemilihan wadah penyimpanan yang tepat menjadi kunci utama dalam menjaga agar ASI tidak mudah basi. (C)

Penulis: Febry Jahra Lestiani

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga