KENDARI, TELISIK.ID – Tren aksesori estetik berbahan manik-manik semakin populer, tidak hanya digunakan sebagai hiasan pada pakaian, tetapi juga menjadi pilihan favorit kalangan remaja hingga mahasiswa.
Manik-manik kini tidak hanya ditemukan pada hijab, kaos, atau alas kaki, tetapi juga dapat dijadikan berbagai barang bernilai jual seperti cincin, gelang, kalung, hingga gantungan kunci.
Fenomena ini membuka peluang bisnis yang menjanjikan, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Virsha, pelaku UMKM yang aktif di Kendari, menceritakan bahwa saat ini banyak anak muda milenial yang tertarik berwirausaha di berbagai sektor, termasuk usaha aksesoris.
Menurutnya, usaha yang ia jalani ini dapat dilakukan dari rumah tanpa memerlukan lokasi fisik, berbeda dengan usaha kuliner atau kafe yang membutuhkan tempat tertentu.
