KENDARI, TELISIK.ID - Sebagai industri yang mempunyai risiko cukup tinggi dalam segi lingkungan dan sosial masyarakat. Sebuah perusahaan sektor tambang perlu komitmen untuk menjamin risiko tersebut dapat diminimalisir dengan berbagai program pemberdayaan.

PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara kembali melakukan konsultasi publik di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, mengenai rencana program pemberdayaan masyarakat (RPPM).

Konsultasi publik tingkat kabupaten sebelumnya telah sukses diadakan Antam bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara. Konsultasi di tingkat provinsi kali ini mendapat sambutan hangat dari Pemprov Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Pedagang Oleh Puskesmas

Pj Sekreraris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio turut mengapresiasi langkah Antam dalam berkomitmen melakukan pemberdayaan dengan mendiskusikannya secara langsung bersama pemerintah daerah setempat.