adplus-dvertising

Usai Menang Lomba, Petani Kakao dan Imam Desa Ini Dapat Gratis Umrah

Muh. Risal H, telisik indonesia
Rabu, 25 Mei 2022
671 dilihat
Usai Menang Lomba, Petani Kakao dan Imam Desa Ini Dapat Gratis Umrah
Pelepasan jamaah umrah Pemkab Kolaka Utara di pelabuhan penyeberangan Tobaku-Bangsalae. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

" Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan hadiah umrah gratis kepada dua petani kakao dan imam desa "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan hadiah umrah gratis kepada dua petani kakao dan imam desa.

Kedua petani yang beruntung itu adalah Abdul Azis, warga Desa Korooha, Kecamatan Kodeoha dan Rahmawati, warga Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih.

Sementara imam desa yang diumrahkan Pemkab Kolaka Utara, yakni Muh Mansyur, Imam Kecamatan Tiwu dan Baharuddin, Imam Desa Puurau, Kecamatan Ngapa.


Menurut Asisten III, Setda Kolaka Utara, Muh Idris, hadiah umrah gratis ini diberikan kepada dua orang petani pemenang lomba revitalisasi kebun kakao tahun 2020 lalu.

"Kegiatan itu dilaksanakan Dinas Perkebunan dan Peternakan dalam rangkaian peringatan HUT Kolaka Utara ke-16, dengan keriteria kebun kakao berproduksi tinggi dan kebun kakao sehat," kata Idris, Rabu (25/5/2022).

Hadiah tersebut sebagai reward atau  apresiasi pemerintah daerah atas etos kerja dua petani kakao dalam mengolah kebunnya.

"Semoga dengan reward dari pemerintah ini, para petani lainnya lebih bersemangat lagi merawat kakao mereka," terangnya.

Baca Juga: Mendagri Ambil Alih Pelantikan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan?

Selain petani lanjutnya, Pemkab juga memberikan reward kepada dua orang imam desa, dan mereka berempat diberangkatkan bersama-sama, Selasa (24/5/2022) kemarin.

"Terkait dua imam desa ini yang lebih paham mekanismenya, itu bagian Kesra. Kalau tidak salah, dua orang yang terpilih ini juga melalui lomba, untuk lebih jelasnya nanti bisa komunikasi dengan Kabag Kesra," bebernya.

Lebih lanjut, mantan Kadis Pariwisata Kolaka Utara ini menuturkan, jika sebenarnya sejak 2020 lalu, kedua petani kakao dan imam desa tersebut akan diberangkatkan umrah. Namun, akibat pandemi COVID-19 sehingga pemberangkatan mereka tertunda.

"Tentu Pemkab berharap melalui kegiatan seperti ini bisa meningkatkan semangat petani untuk lebih giat lagi mengembangkan dan merawat kakao milik mereka. Kan hasilnya mereka sendiri yang menikmati," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolut, Ismal Mustafa mengungkapkan, program revitalisasi kakao merupakan program unggulan Pemkab. Sehingga instansinya berinisiatif melakukan sesuatu yang walaupun itu skopnya kecil, tapi dapat berdampak positif bagi petani.

"Kebetulan tahun 2020 kemarin itu momen ulang tahun Kolaka Utara ke-16, jadi Disbunak berinisiatif melaksanakan lomba yang sifatnya stimulan bagi petani kakao," jelasnya.

Kata dia, hadiah awalnya cuma alakadarnya saja. Tapi setelah berdiskusi dengan bupati, sangat merespon kegiatan tersebut dan bersedia memberikan hadiah umrah bagi petani yang berhasil meraih juara satu untuk dua kategori lomba tersebut.

Sebelumnya, Kasubag Perencanaan Disbunak, Arham menguraikan, petani yang ikut dalam lomba 2020 lalu tidak hanya petani yang masuk dalam kelompok program revitalisasi dengan bantuan pemerintah, tapi juga petani yang mengelola kakaonya secara swadaya.

"Sebenarnya waktu itu kami ingin mengakomodir semua petani yang ada, hanya saja keterbatasan waktu dan tenaga sehingga itu tidak memungkinkan," urainya.  

Menurut Arham, Kegiatan yang dilaksanakan 2 tahun lalu ini diikuti oleh 15 orang petani dari 14 kecamatan se-Kolaka Utara. Untuk memudahkan penilaian, panitia lomba membagi 14 kecamatan menjadi tiga zona atau wilayah yang setiap zona dinilai oleh orang-orang berkompeten di bidang kakao.

Baca Juga: Soal Polemik Pj, Mendagri Diminta Berkunjung di Buton Selatan

Diketahui, tim penilai dalam lomba saat itu yakni Nur Laha, S.Pt. M.Si, Kasubag Pembenihan Disbuk, Jamal Julidi dari PT Mars Indonesia dan Taufiq Haddi, Ketua ACD Kolut, menjadi juri zona 1 yang meliputi Kecamatan Wawo sampai Katoi.

Rahmadi, SP, staf Dinas Pariwisata, Ismail Muhammadong, SP, APPKA Kolut, dan Harjono, Leader PT Coktiva Kolut, juri untuk zona 2 yang meliputi Kecamatan Kodeoha sampai Pakue. Sementara zona 3, Kecamatan Pakue Tengah sampai Porehu dinilai oleh Iqbal Nawawie, SP, pemerhati kakao Kolut, Muh. Kaisar Prakarsa, SP, Penyuluh, dan Emil Salim, SP Koordinator FDP Kolut.

Lomba tersebut dimenangkan oleh Abd Asis untuk kategori kebun sehat yang diperuntukkan bagi tanaman usia 5 bulan sampai 2 tahun, sedangkan Suherman (suami dari Rahmawati) menjadi juara di kategori kakao berproduksi tinggi dengan usia tanam 3 sampai 10 tahun.

Atas keberhasilan tersebut mereka akhirnya berangkat umroh Selasa, (24/5/2022). Jamaah umroh tersebut dilepas, Muh Idris, mewakili Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, di rumah jabatan (Rujab) bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ibu Bupati Kolut, Hj Andi Nurhayani, Pelaksana harian (Plh) Kemenag Kolaka Utara, Rasman dan tamu undangan lainnya. (A)

Penulis: Muh. Risal H

Editor: Kardin

Baca Juga