Viral Link Video Guru Bahasa Inggris dengan Murid Gegerkan Medsos, Begini Penjelasannya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Minggu, 10 Mei 2026
0 dilihat
Viral Link Video Guru Bahasa Inggris dengan Murid Gegerkan Medsos, Begini Penjelasannya
Video guru bahasa Inggris dan murid viral, warganet diingatkan waspadai tautan berbahaya. Foto: X(dulunya Twitter)@sarah violet

" Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video viral yang dinarasikan melibatkan seorang guru bahasa Inggris dan murid "

JAKARTA, TELISIK.ID - Percakapan tentang video yang disebut melibatkan guru bahasa Inggris dan murid mendadak memenuhi media sosial, memicu rasa penasaran sekaligus kekhawatiran soal keamanan tautan digital.

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video viral yang dinarasikan melibatkan seorang guru bahasa Inggris dan murid.

Konten itu ramai diperbincangkan pengguna platform X dan TikTok setelah sejumlah akun membagikan potongan video beserta tautan yang diklaim sebagai akses menuju video lengkap.

Di tengah ramainya pembahasan tersebut, masyarakat diimbau tidak sembarangan mengklik link yang beredar di media sosial. Sejumlah tautan diduga mengarah ke situs tidak aman yang berpotensi menjadi jebakan siber, pencurian data pribadi, hingga penipuan digital. Fenomena penyebaran tautan berkedok video viral seperti ini juga beberapa kali muncul dalam kasus serupa sebelumnya.

Dugaan Video Settingan Muncul di Media Sosial

Melansir dari laman Fajar, Minggu (10/5/2026), video yang beredar memperlihatkan seorang perempuan mengenakan pakaian menyerupai seragam Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan pemeran laki-laki memakai kemeja putih. Narasi yang disebarkan di media sosial menyebut keduanya sebagai guru dan murid di sebuah lingkungan sekolah.

Namun, dari sejumlah potongan video yang tersebar, muncul dugaan bahwa konten tersebut hanya dibuat untuk menarik perhatian pengguna media sosial dan meningkatkan jumlah penonton. Dugaan itu mencuat setelah warganet menemukan beberapa kejanggalan dalam video yang beredar luas.

Baca Juga: Sosok Tasya Gym 15 Menit Dikaitkan dengan Link Video Bandar Membara Bergetar, Begini Penjelasannya

Salah satu sorotan datang dari penggunaan mikrofon kecil di pakaian masing-masing pemeran sehingga suara terdengar jelas dan rapi. Selain itu, pengambilan gambar dilakukan dari beberapa sudut kamera berbeda. Kondisi itu dinilai tidak lazim apabila video tersebut merupakan rekaman spontan.

Dalam salah satu cuplikan yang beredar, pemeran laki-laki terlihat datang menemui perempuan yang disebut sebagai guru bahasa Inggris. Setelah memasuki ruangan, laki-laki itu menyerahkan sebuah tugas sebelum terjadi percakapan di antara keduanya.

“Maaf bu, kancing baju ibu terbuka,” kata pemeran laki-laki dalam potongan video yang tersebar di media sosial.

Narasi mengenai hubungan guru dan murid kemudian menyebar luas hingga menyeret dunia pendidikan dalam pembahasan konten dewasa di media sosial.

Padahal, sebagian pengguna media sosial menduga profesi guru hanya dijadikan latar cerita untuk menarik perhatian publik dan memancing interaksi pengguna internet.

Warganet Soroti Penampilan Pemeran

Selain menyoroti alur video, sejumlah pengguna media sosial juga memperhatikan penampilan pemeran perempuan yang dianggap tidak mencerminkan sosok tenaga pendidik di lingkungan sekolah. Penggunaan aksesori mencolok, termasuk kuku buatan panjang, disebut tidak lazim dikenakan guru saat mengajar.

Pembahasan mengenai video tersebut kemudian berkembang menjadi peringatan soal maraknya tautan berbahaya yang menyertai konten viral. Banyak akun membagikan link dengan klaim video penuh atau full video untuk menarik rasa penasaran pengguna media sosial.

Baca Juga: Respons Cepat PT Vale Bantu Korban Puting Beliung dan Banjir di Pomalaa

Padahal, tautan semacam itu berpotensi mengarahkan pengguna ke situs phishing, pencurian data pribadi, maupun penipuan digital. Dalam beberapa kasus, korban dapat kehilangan akses akun media sosial hingga data perbankan setelah mengakses situs yang tidak aman.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat menerima tautan dari sumber tidak jelas. Pengguna internet juga diminta memastikan keamanan situs sebelum membuka link yang beredar luas di media sosial.

Selain itu, pengguna media sosial disarankan tidak mudah terpancing oleh narasi sensasional yang belum tentu sesuai fakta. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi menyesatkan sekaligus mengurangi risiko menjadi korban kejahatan digital. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga