Viral, Polwan di Medan Ditikam Tahanan

Ones Lawolo, telisik indonesia
Rabu, 06 Januari 2021
0 dilihat
Viral, Polwan di Medan Ditikam Tahanan
Ilustrasi penikaman. Foto: Repro gridoto.com

" Menurut infomasi, pelaku menikam korban yang merupakan penyidik di Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Medan saat pelaku dipindahkan ke Rumah Tahanan Penjara (RTP). Pelaku dipindahkan karena sering melakukan keributan di ruangan RTP tempat dia ditahan. "

MEDAN, TELISIK.ID - Dikabarkan seorang polisi wanita (Polwan) di Polrestabes Medan ditikam oleh seorang tahanan Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Medan, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Infomasi dihimpun Telisik.id, Polwan bernama Aipda NM mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat ditikam oleh tahanan menggunakan gunting. Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Identitas pelaku belum diketahui, namun disebut-sebut pelaku adalah warga negara asing (WNA). Pelaku yang berbadan tegap itu ditahan di Polrestabes Medan dalam kasus narkoba sejak tahun 2020.

Menurut infomasi, pelaku menikam korban yang merupakan penyidik di Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Medan saat pelaku dipindahkan ke Rumah Tahanan Penjara (RTP). Pelaku dipindahkan karena sering melakukan keributan di ruangan RTP tempat dia ditahan.

Baca juga: ABK Penangkap Udang Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Saat dipindahkan itu, pelaku menikam Polwan yang tengah masuk ke dalam RTP. Akibatnya, Aipda NM berteriak-teriak meminta pertolongan kepada petugas lainnya.

Teriakan Polwan tersebut membuat pelaku gugup. Namun petugas belum mengetahui bagaimana pelaku bisa memiliki gunting yang digunakannya untuk menikam korban.

Kini pelaku telah diamankan. Sedangkan korban Polwan yang merupakan penyidik di Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Medan sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat dikonfimasi Telisik.id melalui telepon selulernya tidak dijawab. Pesan WhatsApp juga tidak dibalas. (B)

Reporter: Ones Lawolo

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga