Wajib Tahu, 5 Tips Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Jumat, 04 November 2022
0 dilihat
Wajib Tahu, 5 Tips Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak
Orang tua harus waspada saat anak mulai kecanduan terhadap game online. Foto: detik.com

" Kecanduan game online pada anak belakangan ini semakin mengkhawatirkan. Orang tua pun harus lebih menjaga buah hatinya dari bahaya game online ini "

KENDARI, TELISIK.ID - Kecanduan game online pada anak belakangan ini semakin mengkhawatirkan. Orang tua pun harus lebih menjaga buah hatinya dari bahaya game online ini.

Dikutip kemkes.go.id dari web resmi WHO, kecanduan game didefinisikan sebagai pola perilaku bermain, baik permainan online maupun offline (game digital atau video game) dengan beberapa tanda.

Tanda tersebut diantaranya, pertama, tidak dapat mengendalikan keinginan bermain game. Kedua, lebih memprioritaskan bermain game dibandingkan minat terhadap kegiatan atau aktivitas lainnya.

Kemudian yang ketiga, seseorang terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Wanita Cepat Capai Orgasme saat Berhubungan Intim

Hal itu pun membuat para orang tua keras khawatir terhadap anak kecanduan game online. Maka perlu untuk mengetahui cara mengatasinya.

Melansir cnnindonesia.com, berikut tips mengatasi kecanduan game online pada anak yang bisa diterapkan para orang tua:

1. Komitmen orang tua di rumah

Ayah dan ibu harus bekerja sama untuk berkomitmen untuk membatasi anak bermain game. Beritahu pada anak bahwa mereka harus tahu batasan dan aturan dalam bermain game online.

Menerapkan komitmen supaya anak-anak terlepas dari hal-hal adiktif tentu tidak melulu dengan cara yang kasar atau menggunakan kekerasan.

Pilih perlakuan yang nyaman selama masa transisi sehingga anak-anak tidak merasa kesenangannya dirampas begitu saja.

2. Membuat jadwal khusus bermain game

Tips mengatasi kecanduan game online pada anak selanjutnya yaitu membuat jadwal khusus. Ini perlu dilakukan supaya orang tua tidak terkesan memutus langsung akses bermain game.

Orang tua dapat memberi izin ke anak untuk bermain game online hanya di akhir pekan atau seminggu sekali. Selain itu, tentukan juga batas waktunya.

Semisal jika usia anak masih 2-5 tahun hanya boleh bermain game 1 jam per minggu. Apabila sudah berusia 6 tahun ke atas, bisa 2 jam per minggu sesuai kesepakatan.

3. Menemani anak saat bermain game

Game online memang tidak selalu membahayakan pertumbuhan anak selama dalam pengawasan. Orang tua sangat perlu menemani mereka saat bermain game di gadget.

Dengan mendampingi anak-anak bermain game online, orang tua bisa menghindari anak dari permainan yang memiliki unsur kekerasan atau pornografi.

Pastikan anak Anda memilih permainan yang edukatif sebagai sarana pembelajaran yang mendidik tapi juga menghibur.

4. Orang tua harus punya kegiatan alternatif

Selama membatasi aturan bermain game online pada anak, orang tua juga harus mempersiapkan permainan alternatif yang sekiranya membuat anak senang dan teralihkan dari gadget.

Orang tua bisa memilih kegiatan yang memacu adrenalin anak, seperti outbound game, olahraga bersama anak, atau mengajak mereka belajar berkebun.

Kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengalihkan pikiran dari game online, melainkan bisa mengubah rutinitas baru yang tidak biasa dari sebelumnya.

5. Memberikan konsekuensi

Orang tua harus tegas melakukan grounded atau memaksa anak supaya lepas dari gawai selama minimal 3 Minggu hingga 3 bulan. Hal ini berguna untuk membentuk kebiasaan baru.

Apabila anak memerlukan gawai untuk keperluan sekolah, pastikan mereka hanya menggunakannya sesuai kebutuhan dan tidak membuka jendela game online atau lainnya.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 5 Cara Komunikasi yang Disukai Banyak Orang

Jika anak melanggar, beri konsekuensi dengan tegas tapi tidak memakai kekerasan. Salah satunya mempersempit waktu bermain gadget di akhir pekan.

Orang tua juga perlu menjelaskan bahwa mereka sedih jika fokus anak hanya pada gadget. Buat diri anak menjadi sosok yang sangat dibutuhkan supaya keberadaannya dihargai.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi kecanduan game online pada anak.

Apabila orang tua merasa kewalahan menanganinya, jangan ragu untuk meminta bantuan ke psikolog anak. Semoga bermanfaat. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga