Warga Baubau Mengeluh di Medos Sampah Menumpuk, DLH Berkilah Belum Tersedia BBM untuk Armada
Elfinasari, telisik indonesia
Sabtu, 10 Januari 2026
0 dilihat
Petugas DLH Kota Baubau mulai mengangkat tumpukan sampah di rumah warga, Sabtu (10/1/2026). Foto: Elfinasari/telisik
" Warga Kota Baubau, Sulawesi Tengara, mengeluhkan penghentian armada pengangkutan sampah sejak awal tahun 2026 "

BAUBAU, TELISIK.ID – Warga Kota Baubau, Sulawesi Tengara, mengeluhkan penghentian armada pengangkutan sampah sejak awal tahun 2026.
Keluhan tersebut ramai disampaikan warga melalui media sosial (medsos) karena sampah menumpuk di sejumlah titik dan menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan.
Pantauan telisik.id di beberapa ruas jalan dan tempat pembuangan sementara di Kota Baubau terlihat sampah berhamburan.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau, Amiruddin, mengatakan bahwa terhentinya pengangkutan sampah disebabkan belum tersedia bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan operasional pengangkut sampah.
Baca Juga: Bupati Buton Selatan Muhammad Adios Enggan Disebut Pencitraan Saat Kunjungi Warga Korban Kebakaran
“Masalah kemarin itu sudah dianggap selesai dan sudah teratasi. Sejak Rabu siang (7/1/2026) sudah mulai pengisian BBM, menjelang sore kendaraan langsung beroperasi, kamis juga mengantre BBM," ujar Amiruddin, Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pengangkutan sampah masih terus berlangsung karena volume sampah yang menumpuk cukup banyak.
“Petugas harus bekerja ekstra karena sampahnya banyak dan sudah menumpuk. Jadi ini masih dalam proses pengangkutan,” katanya.
Baca Juga: Ditinggal Pemilik ke Puskemas, Sebuah Rumah Hangus Terbakar di Buton Selatan
Sementara itu, seorang warga Kelurahan Bukit Wolio Indah, Fahim, mengatakan bahwa sampah telah menumpuk hampir di seluruh tempat pembuangan, termasuk di sekitar Jembatan Beli, akibat tidak diangkut oleh petugas kebersihan.
“Ramai diperbincangkan di medsos, saya kurang tahu pasti penyebabnya, tapi yang saya dengar katanya kehabisan BBM. Harusnya ini dievaluasi karena masalah sampah itu hal yang sangat urgent,” tuturnya.
Sementara itu, petugas kebersihan DLH yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di lokasi pengangkutan sampah, mengatakan bahwa pengangkutan baru kembali dilakukan.
“Baru dua hari ini sampah mulai kami angkut karena sebelumnya mobil tidak ada BBM,” ujarnya. (A)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS