adplus-dvertising

Warga Sering Ditolak, Bupati Manggarai Berhasil Akrab dengan Orang Gila

Berto Davids, telisik indonesia
Jumat, 17 Desember 2021
949 dilihat
Warga Sering Ditolak, Bupati Manggarai Berhasil Akrab dengan Orang Gila
Bupati Manggarai dan dua ODGJ. Foto: Prokompim

" Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit didampingi Ketua TP-PKK Meldyanti Hagur sukses mendekati ODGJ "

MANGGARAI, TELISIK.ID - Orang gila atau yang lazim disebut orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT masih sulit untuk didekati.

Beberapa bantuan yang diberikan oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintah cenderung ditolak.

Namun, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit didampingi Ketua TP-PKK Meldyanti Hagur sukses mendekati ODGJ yang tinggal di Lao, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Jumat (17/12/2021).


Dalam kunjungannya, Bupati Nabit terlihat merangkul mesra dua perempuan ODGJ itu.

Ia pun menyerahkan bantuan berupa sembako dan material pembangunan MCK untuk kedua ODGJ tersebut.

Tak hanya itu, ia juga hadir bersama petugas kesehatan untuk memberikan vaksin kepada ODGJ.

Bupati Nabit mengatakan, bantuan yang diberikan ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Manggarai, Keuskupan Ruteng dan masyarakat sekitar.

"Kita sama-sama bantu ODGJ, tapi yang paling penting ada keterlibatan masyarakat, karena untuk menyelesaikan persoalan seperti ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau gereja, tapi keterlibatan masyarakat juga penting apalagi mereka yang setiap hari bersama ODGJ," tutur Nabit.

Menurutnya, Lao dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk bersedia membantu ODGJ.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu ke-93, Pemda Bombana Beri Santunan Lansia dan Janda

Sementara itu, warga sekitar, Emilianus Kilut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Manggarai dan Keuskupan Ruteng atas bantuan yang diberikan.

Selama ini, kata dia, masyarakat sekitar hanya memberikan bantuan seadanya tapi selalu ditolak.

"Selama ini banyak orang yang mau berikan bantuan, tapi mereka (ODGJ) selalu tolak, mereka tidak mau dibantu oleh Pemerintah. Namun saat Ibu Bupati dan Ibu datang ke sini beberapa waktu lalu, mereka terima dengan baik, memang awalnya agak susah, tapi sekarang sepertinya mereka kelihatan akrab," katanya.

Emilianus juga meminta kepada Pemda Manggarai untuk membantu bangun rumah ODGJ tersebut, karena rumahnya dinilai tidak layak huni.

Baca Juga: Joko Widodo akan Resmikan Bendungan Ladongi Akhir Desember 2021

"Rumah ini masyarakat yang bangun, sehingga kondisi seadanya saja. Kalau bisa ke depan ada bantuan rumah dari pemerintah dan bantu biaya kehidupan mereka" tutupnya. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga