BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Aktivitas pemboman ikan yang kerap kali dilakukan oleh segelintir oknum nelayan yang tidak bertanggung jawab di Pulau Sioumpu, ancaman keberlangsungan ekosistem biota bawah laut.

Pemboman itu bukan hanya saja berdampak pada ekosistem terumbu karang dan ikan yang ada pada perairan Pulau Sioumpu, namun juga berdampak pada hasil tangkapan ikan para nelayan tradisional.

Pada Jumat (28/6/2024), saat kunjungan balon Gubernur Sulawesi Tenggara, Jurni ke Pulau Sioumpu, La Tahadi, pria lanjut usia warga Nggula-nggula menuturkan keresahannya bersama rekan-rekan nelayan lainnya terhadap maraknya aktivitas pemboman ikan di sekitar area Perairan Sioumpu.

Sampai saat ini, aktivitas pemboman itu masih dilakukan oleh para oknum nelayan nakal. Akibatnya, jumlah ikan yang sebelumnya begitu berlimpah di perairan tersebut menjadi berkurang jumlahnya.

Baca Juga: Sekda Buton Selatan Dilaporkan ke Bawaslu, Begini Tanggapan Parinringi