Wilayah Lepo-Lepo Kendari jadi Pasar Durian Dadakan, Warga Bisa Makan di Tempat
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Kamis, 22 Januari 2026
0 dilihat
Memasuki musim durian, daerah Kelurahan Lepo-Lepo kini dipadati warga Kota Kendari untuk menyerbu buah durian yang dijajakan para pedagang. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.
" Musim durian kembali tiba dan pedagang mulai ramai menjajakan durian segar di pinggir jalan "

KENDARI, TELISIK.ID - Musim durian kembali tiba dan pedagang mulai ramai menjajakan durian segar di pinggir jalan, menarik perhatian banyak pembeli yang ingin menikmati raja buah ini. Tidak ketinggalan kawasan pinggir jalan Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari menjadi pasar durian dadakan.
Durian musiman selalu menjadi fenomena yang dinanti. Para pedagang durian di pinggir jalan mulai bermunculan sejak Desember 2025 lalu, menawarkan durian yang baru saja dipetik dari pohon. Di sepanjang jalan raya, deretan tenda dengan mobil pick up penuh durian kini menjadi pemandangan yang akrab di mata warga.
"Musim durian setiap tahunnya memang selalu ramai dan paling ditunggu-tunggu. Banyak orang datang ke sini untuk membeli langsung dari penjual atau makan di tempat," ujar seorang penjual durian, Zainal, Selasa (20/1/2026).
Selain menggunakan mobil sebagai tempat memajang buah-buahan, ada juga beberapa penjual yang sudah ramai membangun warung kecil di sana. Buah yang dijual pun ada yang dipasok dari daerah lain, seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah maupun dari Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri. Sehingga pecinta durian tidak perlu khawatir akan sulit mendapatkan jenis buah favorit mereka.
“Durian yang kami jual di sini ada yang kami pesan dari luar daerah dan ada juga yang asli dari Sultra. Kadang pesan dari luar daerah itu diantarkan dan terkadang juga kami ambil sendiri kalau pesan langsung dari Sultra," ujar pedagang durian lainnya, Suaib.
Baca Juga: Perusahaan Menteri Pertanian PT Tiran Nusantara Group Teken MoU dengan RS Bhayangkara Kendari
Kawasan sekitar Lepo-Lepo ini mendadak ramai dikunjungi warga Kota Kendari. Tempatnya yang strategis pun sangat memudahkan para penjual untuk menjajakan dagangan mereka. Bahkan pelanggan yang berdatangan pun banyak yang berasal dari luar daerah Bumi Anoa. Kawasan tersebut kini sudah sangat terkenal sebagai tempat penjualan durian.
Harga durian yang dijual pun sangat bervariasi. Untuk Durian Kane sendiri dibanderol dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 90 ribu per kilo gram. Sementara untuk penjualan dalam wadah atau paket, harganya berkisar mulai Rp 50 ribu sesuai banyaknya isian. Ada juga yang dijual Rp 50 ribu per 1 ikat 3 biji.
Baca Juga: TKW Asal Sultra Korban Kekerasan dan Pelecehan Seksual Majikan di Oman Sudah Dievakuasi ke KBRI
Pendapatan para penjual kini semakin meningkat. Dalam sebulan, omset bersih dari menjual durian bisa sampai Rp 2-3 jutaan tergantung ramainya pembeli.
Menariknya pecinta kuliner yang membeli durian langsung di tempat mendapat garansi jika buah durian yang dibuka rusak atau busuk, pembeli dapat langsung mengganti buah durian yang rusak dengan buah baru. Aturan ini berlaku pada hampir semua lapak durian di sana.
"Ya betul, jika membeli dan langsung makan di tempat tetapi ada buahnya yang rusak atau pun busuk, kami langsung menggantinya dengan yang bagus. Ini juga sebagai bentuk menjaga konsumen kita agar tidak kecewa saat membeli buah durian tersebut," ujar pedagang durian lainnya, Yanti. (A)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS