Kisah Penjual Bakso Bakar Perantau dari Makassar yang Cari Rezeki di Kota Kendari

Gede Suyana Sriski

Reporter

Jumat, 21 November 2025  /  7:22 am

Anhar, penjual bakso bakar rantauan dari Makassar ke Kendari untuk mencari rezeki. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.

KENDARI, TELISIK.ID - Terik matahari di Kota Kendari tidak menyurutkan semangat Anhar, seorang penjual bakso bakar yang berjuang mencari nafkah di sekitar Pasar Baruga.

Berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, Anhar memulai hidup barunya di Kendari dengan bekerja di sebuah toko grosir sebelum memutuskan untuk berwirausaha karena rasa bosan dan kelelahan.

Kini, sudah tujuh tahun sejak ia memilih berdagang bakso bakar, sosis dan tahu dengan harga terjangkau.

Setiap hari, Anhar menghadapi berbagai tantangan, terlebih pada saat siswa sekolah sedang libur, akhirnya ia harus berkeliling juga.

"Kalau sepi pembeli, saya harus keliling juga agar dagangan saya habis. Walaupun capek tapi harus dijalani," ungkap Anhar saat ditemui, Kamis (21/11/2025).

Baca Juga: Indah, Puluhan Tahun Gantungkan Hidup dengan Berjualan RB

Dengan banyaknya penjual bakso bakar di Kota Kendari saat ini, tidak membuatnya merasa putus asa untuk terus bekerja keras demi menghidupi istri dan anaknya.

Berbekal sepeda motor yang dimodifikasi dengan alat pembakar arang, ia keluar rumah untuk berdagang mulai pukul 15.00 Wita hingga malam hari.

Di sekitaran Pasar Baruga, bakso bakar miliknya masih menjadi favorit pelanggan, terutama saat sore hari. Aroma bakso yang dibakar dengan olesan bumbu khasnya mampu menarik perhatian siapa saja yang melintas.

Meski penuh tantangan, kegembiraan juga sering hadir, terutama ketika banyak anak-anak yang membeli dagangannya. Bagi Anhar, kepuasan terbesar adalah melihat pelanggannya bisa makan enak dengan harga murah.

Dari usahanya itu, Anhar biasanya mendapatkan omset mencapai Rp 400 ribu per hari. Keberhasilan itu bukan hanya membawa keuntungan finansial tetapi juga memberikan kepuasan pribadi karena dapat mengatur waktu kerja secara lebih fleksibel.

Anhar memiliki impian untuk terus berkembang. Ia berharap bisa membuka cabang gerobak baru, mendapatkan lebih banyak rezeki dan teman dalam bekerja.

"Saya selalu bersyukur dengan apa yang saya dapatkan saat ini, saya punya mimpi juga untuk membuka cabang baru. Agar bisa mendapatkan lebih banyak pembeli lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Kisah Ibu Perantau Jadi Pengemis di Kota Kendari Demi Hidupi Anaknya

Salah seorang pembeli, Gita mengaku biasa membeli bakso bakarnya yang dijual oleh Anhar. "Baksonya enak, bumbunya nikmat dan harganya terjangkau. Itulah kenapa saya biasa beli dagangannya miliknya," ujar Gita.

Seorang pembeli lainnya, Aldi mengatakan bahwa bakso bakar milik Anhar sangat nikmat dengan perpaduan bumbu pedas dan manisnya.

"Bakso ikannya sangat terasa, kenyal-kenyal begitu teksturnya. Bumbunya juga nikmat, apalagi yang bumbu pedisnya sangat rekomended," ujar Aldi. (A)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS