Kronologi Penemuan Mayat Pelajar SMAN 1 Wawotobi yang Tenggelam di Pantai Taipa

Ahmad Jaelani

Reporter

Rabu, 20 September 2023  /  8:30 am

Mayat Farli, pelajar asal Kabupaten Konawe ditemukan warga usai dinyatakan hilang tenggelam di Pantai Taipa pada Minggu (17/9/2023), sekira pukul 13.30 Wita. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Pelajar SMAN 1 Wawotobi, Kabupaten Konawe, Farli (16), ditemukan waga dalam keadaan tak bernyawa setelah tenggelam dan dinyatakan hilang di Pantai Taipa sejak Minggu (17/9/2023), sekira pukul 13.30 Wita.

Dalam rekaman video berdurasi 27 detik yang terima Telisik.id, terlihat Farli berada di bibir pantai dalam keadaan tengkurap dengan menggunakan baju kaos dan celana pendek berwarna hitam.

Salah satu warga setempat, sebut saja Mawar, menceritakan kronologi penemuan mayat Farli oleh warga yang masih berada di sekitaran Pantai Taipa pada Selasa (19/9/2023), sekira pukul 21.00 Wita.

"Pertama ditemukan oleh warga Taipa yang masih stay di pantai sambil baca doa," ungkap Mawar kepada Telisik.id.

Saat warga melakukan penyusuran sepanjang garis pantai menggunakan senter kepala, mayat Farli muncul ke permukaan dan terkena cahaya senter warga.

Baca Juga: Berlibur di Pantai Taipa 4 Pelajar Tenggelam, 1 Belum Ditemukan

"Tiba-tiba mayatnya muncul sendiri, dia mengambang dan terdampar di pinggir pantai," tuturnya

Kondisi mayat lanjut Mawar, terlihat masih utuh dalam kondisi tengkurap. Namun, mawar tidak mengetahui kelengkapan organ tubuh bagian depan mayat karena warga dilarang untuk menyentuh mayat.

"Kalau dari belakang masih utuh, tapi kita tidak lihat bagian wajahnya karena kita dilarang sentuh," terang mawar.

Saat dikonfirmasi, Humas KPP Kendari, Yudi membenarkan bahwa mayat pelajar asal Konawe ini telah ditemukan. "Betul, itu mayat pelajar yang hilang di Pantai Taipa," tutur Yudi kepada Telisik.id melalui telepon seluler.

Baca Juga: Pelajar Tenggelam di Pantai Taipa Konawe Utara Ditemukan Tewas

Sementara itu, Kepala KPP Kendari, Muhamad Arafah mengatakan, mayat Farli ditemukan oleh warga sekitar 100 meter ke arah barat laut dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulance menuju Puskesmas Sawa.

Diberitakan sebelumnya, Farli tenggelam saat dia bersama rekannya Arya, Fahmi, dan Muh. Nurfadillah, berenang di Pantai Taipa menggunakan satu buah ban pelampung, Minggu (17/9/2023).

Namun, kejadian tragis terjadi ketika ombak menghantam, menyebabkan ban yang mereka gunakan terlepas dan mengakibatkan keempat korban terseret arus ombak. Beruntung, tiga di antaranya, yakni Arya, Fahmi, dan Muh. Nurfadillah, selamat setelah mendapat pertolongan dari pengunjung pantai. (A)

Penulis: Wahyudin Wahid

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS