Prof Ruslin Tegaskan Visi UHO Menuju PTN-BH dengan Program Inkubasi Bisnis dan Kolaborasi Daerah
Reporter
Selasa, 30 Juni 2026 / 8:21 pm
Bakal Calon Rektor UHO 2026-2030, Prof. Dr. Ruslin saat memaparkan visi misi dan program kerja dalam rapat senat khusus. Foto: Ana Pratiwi/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Periode 2026 - 2030, Prof. Dr. Ruslin, berkomitmen mentransformasikan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
Gagasan bertajuk Mewujudkan Karya Transformatif untuk Daya Saing Global. Langkah besar menuju PTN-BH tersebut akan ditopang oleh hilirisasi riset nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sebagai bukti komitmen, Guru Besar bidang Analisis Farmasi ini berjanji akan mendirikan lembaga Inkubasi Bisnis di tingkat universitas guna mengomersialkan hasil riset para dosen.
Belajar dari pengalamannya yang membutuhkan waktu tiga tahun dalam mengurus izin Kemenkumham dan BPOM hingga produknya sukses di pasaran, ia menegaskan bahwa pihak rektorat akan hadir memotong kompas kesulitan birokrasi dan anggaran yang dihadapi para peneliti.
Baca Juga: Bawa Visi UHO Maritim Emas 2045, Dr Herman Siap Benahi 52 Pusat Studi dan Perkuat Hilirisasi Riset
"Saya berjanji di UHO akan dibangun Inkubasi Bisnis yang dikelola langsung oleh universitas. Institusi yang akan mengambil alih komitmen untuk menghilirisasi seluruh temuan dosen agar berkontribusi nyata pada kebutuhan daerah. Sementara itu, dalam waktu dekat saya sendiri akan menginventarisasi seluruh potensi tumbuhan obat yang ada di Sulawesi Tenggara," ujar Prof. Ruslin saat menjawab pertanyaan panelis, Selasa (30/6/2026).
Selain memperkuat sektor hilirisasi riset, Prof. Ruslin juga telah menyiapkan gebrakan cepat melalui program 100 hari kerja pertamanya jika diamanahi sebagai Rektor. Ia akan melaksanakan roadshow ke 14 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara guna menyinkronkan program pembangunan pemerintah daerah dengan potensi akademik yang dimiliki kampus.
Menurutnya, pemda harus mengetahui bahwa UHO memiliki aset berharga berupa 167 Guru Besar dan lebih dari 500 Doktor yang siap didistribusikan sebagai tenaga ahli demi kemajuan daerah.
Pengembangan internal universitas pun tidak luput dari peta jalan transformatifnya. Pada sektor kemahasiswaan dan alumni, Dekan Fakultas Farmasi UHO ini berkomitmen menjadikan mahasiswa sebagai mitra potensial dan siap membuka ruang diskusi kapan saja.
Ia juga menggarisbawahi pembangunan Rumah Alumni sebagai prioritas yang sangat mendesak setelah 45 tahun UHO berdiri, sebagai wadah strategis untuk mengintegrasikan kontribusi alumni bagi almamater.
Baca Juga: UMKENDARI Lepas 538 Lulusan 2026, Perkuat Rekam Jejak PTS Terbaik di Sulawesi Tenggara
Sementara itu, di tingkat tata kelola kelembagaan, ia berjanji akan menempatkan Senat Universitas pada posisi yang sangat strategis dengan alokasi anggaran operasional yang memadai.
Menurutnya, Senat tidak boleh hanya dianggap penting pada saat momen pemilihan rektor, melainkan harus terus menjadi motor penggerak kebijakan mutakhir yang diimplementasikan hingga ke tingkat program studi.
Program-program strategis yang dirumuskan oleh Prof. Ruslin ini diselaraskan secara langsung dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) UHO 2012–2045 Tahap V, Visi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dengan modal raihan Akreditasi Institusi Unggul, tata kelola finansial yang sehat, serta penguatan gerakan moral sivitas akademika lewat slogan UHO BISA JAGAD KITA, kepemimpinan transformatif yang ditawarkan Prof. Ruslin dinilai menjadi momentum emas bagi UHO untuk tampil sebagai universitas unggul berdaya saing global.
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS