Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65 Persen di Sejumlah Wilayah Sulselbar

Erni Yanti, telisik indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026
0 dilihat
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65 Persen di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Sejumlah tabung LPG 3 kilogram bersubsidi tersusun di area distribusi LPG. Foto: Ist.

" Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) "

MAKASSAR, TELISIK.ID - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Penambahan pasokan atau extra dropping tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat, khususnya akibat aktivitas sektor pertanian di sejumlah wilayah.

Dalam rentang akhir Juli hingga Agustus 2026, Pertamina menyalurkan tambahan LPG 3 kg hingga 65 persen dari rata-rata penyaluran harian.

Penyaluran dilakukan secara terukur dan selektif dengan memprioritaskan wilayah yang memiliki tingkat serapan tinggi, termasuk sentra-sentra pertanian.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tinjau Pelayanan SPBU di Makassar, Pastikan Distribusi Biosolar Berjalan Optimal

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kebutuhan di lapangan.

“Kami terus memantau perkembangan kebutuhan LPG 3 kg di lapangan. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran melalui extra dropping secara terukur dan selektif,” ujar Lilik dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, tambahan pasokan yang mencapai 65 persen dari rata-rata penyaluran harian tersebut diarahkan ke wilayah dengan tingkat serapan tinggi agar berdampak optimal terhadap ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat yang berhak.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agen, pangkalan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memantau penyaluran dan memastikan tambahan pasokan tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Pertamina mengaktifkan program BrightGas untuk sektor pertanian sebagai upaya mendorong penggunaan LPG nonsubsidi bagi petani yang tidak termasuk dalam kategori penerima LPG 3 kg sesuai ketentuan pemerintah.

Lilik menegaskan LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang penggunaannya harus sesuai dengan peruntukan. Petani yang tidak termasuk dalam Daftar Penerima Paket Perdana (DP3) tidak diperkenankan menggunakan LPG 3 kg untuk kegiatan pertanian dan diarahkan menggunakan LPG nonsubsidi seperti BrightGas.

“Kami juga terus mendorong penggunaan BrightGas bagi sektor pertanian, khususnya bagi petani yang tidak termasuk dalam DP3. LPG 3 kg merupakan LPG bersubsidi yang penggunaannya harus tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pendidikan Anak Pesisir Lewat Program RASI

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan monitoring dan evaluasi penyaluran LPG 3 kg akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait guna menjaga ketersediaan stok.

Masyarakat juga diimbau membeli LPG 3 kg melalui pangkalan resmi dan menggunakan LPG sesuai dengan peruntukannya.

Untuk informasi produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina.

Sementara informasi maupun pengaduan terkait layanan LPG dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam. (D-Adv)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga