10 Mobil Diesel 2026 Pasaran Indonesia Paling Menderita dengan Kenaikan BBM, Berikut Kapasitas Tankinya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 21 April 2026
0 dilihat
Fortuner dan Pajero Sport terdampak kenaikan BBM, biaya isi penuh melonjak signifikan bagi pengguna kendaraan diesel di Indonesia. Foto: Repro OLX
" Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi pada 2026 mengubah pola pengeluaran pengguna mobil diesel "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi pada 2026 mengubah pola pengeluaran pengguna mobil diesel, biaya isi penuh melonjak tajam terutama pada kendaraan bertangki besar.
Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi, khususnya Dexlite dan Pertamina Dex, berdampak langsung terhadap biaya operasional kendaraan diesel di Indonesia.
Pengguna yang selama ini mengandalkan efisiensi mesin diesel mulai merasakan peningkatan pengeluaran secara signifikan, terutama saat melakukan pengisian bahan bakar hingga penuh.
Perubahan harga ini memengaruhi berbagai segmen kendaraan, mulai dari SUV, MPV, hingga kendaraan operasional di sektor industri.
Melansir dari Moladin, Selasa (21/4/2026), harga BBM yang sebelumnya berada di kisaran Rp 14.000-an per liter kini meningkat menjadi sekitar Rp 23.900 per liter. Dengan asumsi tersebut, biaya pengisian tangki kendaraan diesel mengalami lonjakan cukup tajam.
Untuk kendaraan dengan kapasitas tangki besar, biaya sekali isi dapat mencapai lebih dari Rp 1.500.000 hingga Rp 1.900.000. Kondisi ini berdampak pada perencanaan pengeluaran harian maupun bulanan para pengguna kendaraan diesel.
Berikut daftar 10 mobil diesel yang terdampak kenaikan harga BBM, lengkap dengan kapasitas tangki serta estimasi biaya pengisian penuh sebelum dan sesudah kenaikan:
Baca Juga: BBM di Semua SPBU Indonesia Resmi Naik, Berikut Rincian Harganya
1. Toyota Fortuner Diesel 2.4L dan 2.8L
Kapasitas tangki: ±80 liter
Sebelum: ±Rp 1.160.000
Sekarang: ±Rp 1.912.000
2. Mitsubishi Pajero Sport
Kapasitas tangki: ±68 liter
Sebelum: ±Rp 986.000
Sekarang: ±Rp 1.625.000
3. Toyota Kijang Innova Reborn
Kapasitas tangki: ±55 liter
Sebelum: ±Rp 797.500
Sekarang: ±Rp 1.314.500
4. Hyundai Santa Fe Diesel
Kapasitas tangki: ±64 liter
Sebelum: ±Rp 928.000
Sekarang: ±Rp 1.529.600
5. Isuzu MU-X
Kapasitas tangki: ±80 liter
Sebelum: ±Rp 1.160.000
Sekarang: ±Rp 1.912.000
6. Toyota Hilux Diesel
Kapasitas tangki: ±80 liter
Sebelum: ±Rp 1.160.000
Sekarang: ±Rp 1.912.000
7. Mitsubishi Triton
Kapasitas tangki: ±75 liter
Sebelum: ±Rp 1.087.500
Sekarang: ±Rp 1.792.500
8. Hyundai Palisade
Kapasitas tangki: ±71 liter
Sebelum: ±Rp 1.029.500
Sekarang: ±Rp 1.696.900
9. Mazda CX-5 Diesel
Kapasitas tangki: ±56 liter
Sebelum: ±Rp 812.000
Sekarang: ±Rp 1.338.400
10. Isuzu Panther Commonrail
Kapasitas tangki: ±55 liter
Sebelum: ±Rp 797.500
Sekarang: ±Rp 1.314.500
Baca Juga: Honda Jazz 2026 Resmi Rilis dengan Desain Baru dan Harga Miring, Ancam Eksistensi Mobil Listrik
Dari daftar tersebut, kendaraan dengan kapasitas tangki di atas 70 liter menunjukkan peningkatan biaya pengisian paling besar. Selisih harga antara sebelum dan sesudah kenaikan dapat mencapai ratusan ribu rupiah dalam satu kali pengisian.
Kondisi ini berdampak langsung pada kendaraan yang digunakan untuk mobilitas tinggi maupun operasional harian, termasuk di sektor logistik, pertambangan, dan perkebunan.
Perubahan harga BBM juga mendorong pengguna untuk menyesuaikan pola penggunaan kendaraan. Perencanaan perjalanan, efisiensi berkendara, serta pengaturan jadwal pengisian bahan bakar
menjadi bagian dari penyesuaian tersebut. Selain itu, kondisi kendaraan turut memengaruhi konsumsi bahan bakar sehingga perawatan rutin menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi penggunaan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS