Kolaborasi STIKes Pelita Ibu dan LLDIKTI IX Dorong Standarisasi Pengelolaan Jurnal di Sulawesi Tenggara

Gusti Kahar, telisik indonesia
Senin, 20 April 2026
0 dilihat
Kolaborasi STIKes Pelita Ibu dan LLDIKTI IX Dorong Standarisasi Pengelolaan Jurnal di Sulawesi Tenggara
Narasumber dan para peserta usai mengikuti bimtek pengelola jurnal pada hari pertama kegiatan di auditorium STIKes Pelita Ibu Kendari, Senin (20/4/2026). Foto: Gusti Kahar/Telisik

" Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pelita Ibu Kendari menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dengan menjadi tuan rumah bimbingan teknis (bimtek) pengelola jurnal bagi perguruan tinggi swasta di Sulawesi Tenggara "

KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pelita Ibu Kendari menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dengan menjadi tuan rumah bimbingan teknis (bimtek) pengelola jurnal bagi perguruan tinggi swasta di Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di auditorium kampus tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara dan dijadwalkan selama dua hari, 20-21 April 2026.

Tercatat 80 orang peserta dari 24 perguruan tinggi turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai kampus, antara lain Akademi Manajemen Bisnis Kendari, Institut Dharma Bharata Grup, serta Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka.

Selain itu, terdapat pula Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya, Institut Sains Teknologi dan Kesehatan ‘Aisyiyah Kendari, Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi, serta Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna.

Dari kelompok politeknik dan sekolah tinggi, peserta berasal dari Politeknik Baubau, Politeknik Bina Husada Kendari, STIE Enam Enam Kendari, STIKes Karya Kesehatan, STIP Kendari, STMIK Bina Bangsa Kendari, STIKES IST Buton, STIKes Pelita Ibu, STIKOM 22 Januari Kendari, serta STMIK Catur Sakti Kendari.

Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ganti 8 Kadis Pemprov, Berikut Daftarnya

Sementara dari kalangan universitas, peserta di antaranya Universitas Karya Persada Muna, Universitas Mandala Waluya, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, serta Universitas Sulawesi Tenggara.

Bimtek tersebut juga menghadirkan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Irwansyah, SH., MH sebagai pemateri.

Ketua STIKes Pelita Ibu Kendari, Dr. Hj. Rosmawati Ibrahim, MS., M.Kes, menegaskan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi momentum penting bagi institusinya untuk turut berkontribusi dalam penguatan tata kelola jurnal ilmiah.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran bapak/ibu dari LLDIKTI yang telah mempercayakan kampus kami sebagai tuan rumah. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berkontribusi dalam mendorong pengelolaan jurnal yang lebih berkualitas dan berdaya saing,” ujar Rosmawati, Senin (20/4/2026).

Ia berharap, melalui kegiatan ini, STIKes Pelita Ibu Kendari bersama perguruan tinggi lainnya mampu meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan jurnal, sekaligus mendorong lahirnya publikasi ilmiah yang lebih bermutu.

Di sisi lain, Kepala Bagian Umum LLDIKTI IX Sultan Batara, Syahrudin, ST., MM menilai kegiatan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas jurnal di lingkungan perguruan tinggi swasta.

“Jurnal bukan hanya menjadi wadah publikasi hasil riset, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas akademik, integritas ilmiah, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Dibekuk di Kendari, Oknum Mahasiswa Terlibat dan Aksi Capai Puluhan TKP

Menurutnya, di era keterbukaan informasi, pengelolaan jurnal dituntut semakin profesional, transparan, serta memenuhi standar yang lebih baik.

Ia pun mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut secara optimal dengan mengikuti materi secara serius dan mengimplementasikan hasilnya di masing-masing institusi.

Sementara itu, pemateri Prof. Irwansyah menekankan pentingnya penerapan standar dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Menurutnya, meskipun jurnal yang dikelola berskala lokal, penerapan standar internasional tetap diperlukan guna meningkatkan kualitas dan daya saing.

Ia menyebut, masih banyak jurnal yang belum memiliki standar pengelolaan yang seragam, baik dari aspek editorial, sistem penilaian, maupun format penulisan.

“Jurnal ini belum terstandar, sehingga perlu dilakukan standarisasi agar memiliki satu pola dan gaya yang sama,” jelasnya. (A-Adv).

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga