Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan 2026 Tembus 383 Ribu, Berikut Tahapan Selanjutnya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 21 April 2026
0 dilihat
Pekerja mengisi drum dengan air untuk mengerjakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Foto: Repro Antara
" Lonjakan pendaftar rekrutmen manajer koperasi desa dan kampung nelayan menembus ratusan ribu "

JAKARTA, TELISIK.ID - Lonjakan pendaftar rekrutmen manajer koperasi desa dan kampung nelayan menembus ratusan ribu, mencerminkan tingginya minat publik terhadap peluang kerja berbasis pemberdayaan ekonomi lokal nasional.
Pemerintah mencatat jumlah pendaftar rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih telah mencapai 383.830 orang.
Angka ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Lonjakan jumlah pendaftar terjadi dalam waktu singkat. Sehari sebelumnya, total pendaftar tercatat sebanyak 284.393 orang. Dengan demikian, terjadi penambahan hampir 100 ribu pendaftar hanya dalam satu hari. Kondisi tersebut bahkan sempat memengaruhi performa situs pendaftaran.
"Yang sudah daftar totalnya 383.830, karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang website-nya itu," ujar Zulkifli Hasan, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Dana Desa 2026 Bisa Cair Melalui Koperasi Desa Merah Putih, Begini Skema dan Alur Penyalurannya
Ia menjelaskan mayoritas pelamar memilih program Koperasi Desa Merah Putih dengan jumlah mencapai 220.364 orang. Sementara itu, pendaftar untuk program Kampung Nelayan Merah Putih tercatat sekitar 64.029 orang pada data sebelumnya.
"Hari ini, 10.30 WIB dan berkembang terus, tadi totalnya 383.830 (pendaftar). Yang satu hari yang lalu, 284.393. Terdiri dari 220.364 untuk Koperasi Desa, 64.029 Kampung Nelayan. Ini sehari yang lalu. Hari ini 383.830," jelasnya.
Pemerintah menegaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan secara terbuka tanpa jalur khusus. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dalam proses seleksi yang berlangsung secara transparan.
"Kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima," kata dia.
Selain proses rekrutmen, pemerintah juga memaparkan perkembangan pembangunan infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih. Hingga saat ini, terdapat 35.408 titik lokasi yang telah memenuhi standar. Sementara itu, 25.625 titik masih dalam proses pembangunan dan 5.714 titik telah selesai dibangun.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat koperasi desa dan kampung nelayan secara nasional. Pada tahap awal, pemerintah membuka 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer koperasi desa dan 5.476 pengelola kampung nelayan.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Penempatan manajer koperasi desa berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, sedangkan pengelola kampung nelayan berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Baca Juga: Heboh Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih 2025 Dibuka, Begini Penjelasannya
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Panitia Seleksi Nasional. Program ini terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari seluruh jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Pemerintah juga memastikan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kebutuhan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam percepatan pembentukan koperasi desa di berbagai wilayah. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi desa dapat mencapai lebih dari 30 ribu unit pada pertengahan 2026.
"30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara," ujar Zulkifli Hasan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS