adplus-dvertising

8 Tips Membeli HP Bekas Agar Tidak Tertipu

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Minggu, 18 September 2022
0 dilihat
8 Tips Membeli HP Bekas Agar Tidak Tertipu
Membeli HP bekas jangan asal beli perlu diketahui tips membeli agar tidak tertipu. Foto: Repro youtube.com

" Karena sudah dipakai sebelumnya, maka penting untuk mengetahui apa saja yang harus diperhatikan dan dilakukan saat membeli HP bekas agar lebih teliti dan tidak tertipu "

KENDARI, TELISIK.ID - Biasanya untuk memiliki HP yang terbilang mahal namun anggaran tidak mencukupi, dapat disiasati dengan cara membeli HP bekas.

Dikutip dari tribunnews.com, dari namanya mungkin sudah kita ketahui bahwa HP bekas adalah HP yang telah dipakai oleh orang lain, baik itu tangan pertama, kedua, dan seterusnya.

Semua ponsel yang telah mengalami pergantian sparepart bukan oleh pabrikan resmi ponsel tersebut, maka ponsel tersebut biasanya hanya dapat dijual sebagai ponsel bekas.

Karena sudah dipakai sebelumnya, maka penting untuk mengetahui apa saja yang harus diperhatikan dan dilakukan saat membeli HP bekas agar lebih teliti dan tidak tertipu.

Melansir yoursay.suara.com, berikut beberapa tips membeli hp bekas agar kamu lebih teliti dan tidak tertipu:

1. Usahakan untuk tidak COD melainkan ambil di rumah pembeli

Tips yang pertama ini memang terbilang sederhana. Namun siapa sangka, hal ini akan sangat bermanfaat untuk kamu nantinya. Tawar menawar yang sudah saling disepakati dalam sosial media biasanya berujung pada pertemuan untuk transaksi.

Tidak jarang, banyak orang mengambil langkah atau sistem COD. Di mana dalam hal ini adalah penjual dan pembeli saling mengambil titik tengah dari alamat masing-masing. Terkadang ada yang bertemu di lampu merah, depan sekolah, atau patokan lain yang bisa dengan mudah ditemukan. 

Hal ini memang terkesan saling menguntungkan. Sayangnya, jika nanti sesampainya di rumah ada hal yang tidak sesuai sedangkan nomor telepon sudah diblokir, mau cari ke mana? 

Sebagai pembeli, tidak mengapa untuk mengambil barang di rumah penjualnya. Selain menyambung silaturahmi, hal tersebut juga bisa memudahkan kamu ketika nanti ada sesuatu yang kurang cocok atau yang lainnya. Sehingga, kalau kamu apes atau mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan harga, bisa dengan mudah kamu temui penjualnya. 

2. Cek dengan santai

Saat mengecek HP yang akan kamu beli, usahakan untuk mengeceknya dengan santai. Maksudnya, agar kamu lebih leluasa untuk mengotak-atik setiap bagian yang ingin kamu ketahui. 

Pasalnya, kamu perlu mengingat bahwa HP yang akan kamu beli adalah dalam kondisi bekas. Jadi, jangan mengharapkan bahwa tidak ada kelecetan sekalipun lecet bekas pakai. Kamu harus jeli, agar uang yang kamu keluarkan tidak berhembus dengan sia-sia. 

Baca Juga: Yuk Meditasi Sebelum Tidur, Ini Cara dan Manfaatnya

Untuk itu, kamu perlu menyesuaikan waktu yang pas. Misalnya ketika kamu sedang santai, sepulang bekerja, hari weekend, atau yang lainnya. Intinya, kamu tidak sedang dikejar waktu untuk melakukan sesuatu sehingga kamu tidak tergesa-gesa dan mengambil barang begitu saja.

3. Perhatikan LCD dengan seksama

Bagi orang awam, kerusakan LCD yang baru sekadar menggaris di bawah layar ponsel atau meredupkan cahaya di sekeliling ponsel bukanlah hal yang jelas dan langsung kelihatan.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengganti wallpaper yang dipakai di hp yang akan kamu beli dengan warna hitam, lalu warna putih. Warna tersebut biasanya lebih memudahkanmu dalam mengecek LCD HP.

4. Cek spiker

Mengecek spiker bisa dilakukan dengan melakukan panggilan telepon, merekam suara kemudian mengirimnya atau yang lainnya. Spiker ini perlu di pertimbangkan, sebab itu termasuk fungsi paling penting dari sebuah HP.

Kamu tentu membutuhkan HP untuk berkomunikasi, salah satunya bertelepon. Atau yang lainnya, misalnya untuk bermain sosmed, membuka YouTube atau yang lainnya. Jika spiker yang dimiliki oleh ponsel yang akan kamu beli itu sember atau tidak jelas, tentu kamu rugi. 

5. Cek bagian dalam

Jika memang kamu bisa, akan lebih baik untuk mengecek bagian dalam ponsel. Sebab dari sana, kamu bisa mengetahui bahwa ponsel tersebut masih segel atau sudah pernah dibongkar. 

Segel atau tidaknya ponsel akan berpengaruh kepada harga jualnya. Jadi, pastikan untuk mengeceknya sekalipun penjual sudah mengatakan bahwa ponsel tersebut segel. 

6. Minta garansi

Saat membeli barang elektronik bekas, tidak mengapa untuk meminta garansi kepada penjualnya. Meskipun biasanya cuma garansi satu atau dua hari, lumayan untuk mengeceknya di rumah sehingga lebih leluasa atau meminta bantuan orang yang lebih paham untuk mengeceknya. Misalnya, bapak maupun kakak. 

Sebab, biasanya meskipun sudah dicek lama-lama tetap saja ada bagian yang luput dari kaca mata kita. Garansi yang didapat dari penjual, sangat bermanfaat.

7. Jangan sungkan untuk membatalkan

Jika kamu sudah mengecek seluruh bagian namun kamu kurang suka dengan ponsel tersebut, katakanlah apa adanya. Kamu tidak perlu merasa segan, sebab itulah hakmu sebagai seorang pembeli.

Baca Juga: 5 Trik Ampuh Turunkan Berat Badan di Usia 30-an Tahun

Ketimbang tetap diambil namun kamu rugi, tidak mengapa untuk membuang sedikit bensin untuk meluruhkan rasa penasaran. Jangan lupa minta maaf sebab belum berjodoh dengan penjual yang menawarkannya kepadamu. 

8. Pembayaran di muka

Jadi, saat melakukan transaksi usahakan untuk membayar di muka. Ketika penjual meminta dp apalagi melalui sistem transfer, jangan mau. Sebab hal tersebut sering dijadikan oleh beberapa oknum untuk melakukan penipuan.

Namun kalaupun membeli barang dengan cara online, pastikan untuk memilih sistem COD agar kamu bisa mengecek kepastian dari barang tersebut. 

Nah, itulah beberapa tips yang bisa dilakukan saat ingin membeli HP atau ponsel bekas. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga